Bupati Lumajang Kebut Perbaikan Lampu Jalan Provinsi yang Mati

0
Bupati Lumajang Kebut Perbaikan Lampu Jalan Provinsi yang Mati

LUMAJANG (mediacenterlumajang.com) – Pemerintah Kabupaten Lumajang mengambil langkah berani dengan menerobos sekat birokrasi demi menjamin keselamatan warganya di jalan raya.

Pemda setempat memutuskan untuk langsung turun tangan memperbaiki lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) yang padam di sejumlah jalur utama, termasuk pada ruas jalan yang sebenarnya berada di bawah wewenang Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

Langkah taktis ini diambil karena fasilitas penerangan tidak lagi dipandang sebelah mata sebagai pelengkap infrastruktur, melainkan kebutuhan darurat yang berkaitan langsung dengan nyawa dan keamanan publik di malam hari.

Bupati Lumajang, Indah Amperawati, mengungkapkan bahwa dirinya memilih mengesampingkan ego sektoral antar-instansi demi merespons keluhan warga yang dihantui rasa waswas saat melintasi jalur yang gelap gulita.

“Kami memahami bahwa penerangan jalan sangat penting bagi masyarakat. Ketika jalan gelap, masyarakat merasa khawatir saat beraktivitas. Karena itu penanganannya harus dipercepat,” tegas bupati yang akrab disapa Bunda Indah tersebut, Sabtu (9/5/2026).

Untuk menghindari masalah administrasi di kemudian hari, Pemkab Lumajang telah melayangkan surat koordinasi resmi dan permohonan izin operasional ke tingkat provinsi agar proses eksekusi di lapangan bisa digandeng secara cepat.

“Kami sudah berkoordinasi dan meminta izin untuk mengganti lampu-lampu yang mati. Walaupun bukan kewenangan daerah, tetapi demi kepentingan masyarakat tentu harus segera ditangani,” tambah Bunda Indah.

Guna mempercepat proses normalisasi pencahayaan ini, pemerintah daerah langsung membagi tugas ke dua sektor utama:

  • Dinas Perhubungan (Dishub): Diinstruksikan menyisir dan mengebut penggantian bolam lampu yang mati di jalur-jalur dengan tingkat mobilitas ekonomi dan kepadatan lalu lintas yang tinggi.

  • Polres Lumajang: Mengawal pemetaan (mapping) area perimeter yang minim cahaya untuk mengantisipasi aksi pembegalan dan kecelakaan lalu lintas.

Gayung bersambut, langkah agresif pemda mendapat dukungan penuh dari aparat penegak hukum. Kapolres Lumajang, AKBP Alex Sandy Siregar, membenarkan bahwa kawasan yang gelap gulita kerap dimanfaatkan oleh para pelaku kriminalitas untuk melancarkan aksi kejahatan jalanan.

Menurut Kapolres, intervensi penambahan lampu jalan merupakan strategi pencegahan (preventif) yang jauh lebih efektif dibandingkan penanganan hukum setelah kasus terjadi.

“Beberapa titik rawan sudah mulai ditangani dan akan terus ditambah sebagai langkah pencegahan,” terang AKBP Alex Sandy Siregar.

Melalui perbaikan fasilitas penerangan yang masif ini, Pemkab Lumajang berharap geliat ekonomi malam hari warga dapat kembali hidup tanpa rasa takut, sekaligus mengubah citra jalanan rawan menjadi ruang publik yang aman dan ramah bagi seluruh pengguna jalan. (may)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *