Medsos Ramai Isu Keamanan, Bupati Lumajang Minta Warga Tenang dan Saring Berita Sebelum Sharing

0
Ini yang Akan Dilakukan Bunda Indah di 100 Hari Pertama Jadi Bupati Lumajang

Indah Amperawati - Bupati Lumajang Terpilih. Dok: Media Center Lumajang.

LUMAJANG (mediacenterlumajang.com) – Bupati Lumajang, Indah Amperawati, mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi oleh berbagai isu keamanan yang belakangan ini marak beredar di jagat media sosial. Warga diminta lebih cermat dan menyaring setiap informasi yang diterima sebelum membagikannya kembali ke publik.

Menurut bupati yang akrab disapa Bunda Indah ini, menjaga situasi daerah agar tetap kondusif tidak bisa hanya bersandar pada kinerja pemerintah dan aparat kepolisian. Diperlukan andil dan kepedulian sosial yang kuat dari masyarakat di tingkat akar rumput untuk menyetop mata rantai kabar burung (hoax) yang memicu keresahan.

“Kami ingin masyarakat tetap merasa aman dan nyaman dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Karena itu penguatan keamanan lingkungan terus kami lakukan bersama seluruh pihak terkait,” ujar Bunda Indah, Senin (11/5/2026).

Guna mengimbangi ketenangan publik dengan tindakan nyata di lapangan, Pemerintah Kabupaten Lumajang saat ini tengah masif menjalankan tiga program pengamanan preventif secara simultan, yaitu:

  • Revitalisasi Siskamling: Mengaktifkan kembali ronda malam terjadwal serta memperkuat peran anggota Satuan Perlindungan Masyarakat (Linmas) di tiap desa.

  • Akselerasi Mata Digital: Mengebut pemasangan kamera pengawas (CCTV) yang ditargetkan menjangkau area-area perimeter di tingkat dusun.

  • Lumajang Terang: Memperbaiki sistem Penerangan Jalan Umum (PJU) yang padam untuk memangkas titik-titik rawan kriminalitas malam hari.

“Penguatan keamanan tidak hanya melalui pengawasan, tetapi juga melalui fasilitas pendukung yang membantu menciptakan lingkungan lebih aman dan nyaman bagi masyarakat,” tambah Bupati.

Sejalan dengan hal itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Lumajang, Mustaqim, mengingatkan bahwa algoritma media sosial saat ini membuat sebuah narasi negatif bisa menyebar dan memengaruhi psikologis massa dalam hitungan detik.

Ia meminta warga Lumajang menjadikan ruang digital sebagai sarana edukasi dan penyebar optimisme, bukan wadah kepanikan. Pihaknya juga mengimbau warga untuk selalu memvalidasi kebenaran berita melalui saluran resmi pemerintah atau media massa yang kredibel jika menemukan informasi yang meragukan.

“Pemerintah memahami perhatian masyarakat terhadap situasi keamanan lingkungan. Karena itu kami mengajak masyarakat untuk lebih cermat dan bijak dalam memahami setiap informasi yang beredar di media sosial,” jelas Mustaqim.

Di akhir arahannya, Bunda Indah kembali menekankan bahwa benteng pertahanan terbaik sebuah daerah terletak pada eratnya komunikasi antarwarga, dihidupkannya kembali budaya gotong royong, serta sikap tenggang rasa.

“Lumajang adalah rumah bersama yang harus dijaga dengan sikap tenang, bijak, damai, dan penuh tanggung jawab,” pungkasnya. (may)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *