Sabet Penghargaan Nasional, Lumajang Sukses Sulap Label Halal Jadi Mesin Ekonomi Daerah

0
Sabet Penghargaan Nasional, Lumajang Sukses Sulap Label Halal Jadi Mesin Ekonomi Daerah

MALANG (mediacenterlumajang.com) – Pemerintah Kabupaten Lumajang sukses membawa pulang penghargaan Bronze Award UB Halal Metric 2026 dalam ajang bergengsi Indonesia Halal Ecosystem Summit yang digelar di Universitas Brawijaya, Malang, Selasa (5/5/2026).

Prestasi nasional ini menandai babak baru bagi pemda setempat yang kini menggeser kiblat pembangunan daerah ke arah strategi yang lebih terukur, konkret, dan berdampak luas.

Apresiasi tersebut menjadi bukti valid bahwa Lumajang berhasil mengubah paradigma lama. Sektor industri halal kini tidak lagi dipandang sebelah mata sebagai pelengkap administratif atau sebatas pemenuhan label keagamaan, melainkan telah bermutasi menjadi instrumen ekonomi makro yang strategis.

Bupati Lumajang, Indah Amperawati, menyatakan bahwa esensi utama dari pencapaian ini adalah komitmen untuk mengintegrasikan seluruh elemen pendukung ekonomi kerakyatan ke dalam sebuah sistem yang solid.

“Ini bukan hanya tentang sertifikasi halal, tetapi bagaimana kita membangun sistem yang mampu menggerakkan ekonomi masyarakat secara nyata,” tegas bupati yang akrab disapa Bunda Indah tersebut di sela-sela kegiatan.

Melalui pendekatan berorientasi dampak (impact-driven), rantai nilai industri halal di Lumajang kini dirancang secara komprehensif dengan menyatukan sektor hulu hingga hilir, yang meliputi:

  • Standardisasi Produksi: Membina pelaku usaha untuk menerapkan ekosistem kerja yang bersih dan sesuai kaidah.

  • Stimulus Inovasi: Memacu kreativitas produk lokal agar memiliki nilai diferensiasi tinggi di pasar.

  • Perluasan Pasar: Membuka gerbang distribusi yang lebih masif untuk menghubungkan produsen dengan konsumen global.

Bunda Indah menambahkan, penghargaan berskala nasional ini tidak akan dijadikan komoditas kepuasan sesaat. Sebaliknya, rekognisi dari Universitas Brawijaya ini diposisikan sebagai fondasi dan tolok ukur evaluasi untuk merumuskan kebijakan yang lebih progresif di masa mendatang.

Arah kebijakan ini difokuskan penuh untuk mengakselerasi kelas bisnis pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Lumajang. Pemerintah daerah berkomitmen tidak hanya menuntut kepatuhan regulasi dari para pelaku usaha, tetapi juga turun tangan memperkuat kapasitas manajerial, memperluas jejaring kemitraan, serta mengasah daya saing produk.

Kehadiran berbagai pemangku kepentingan dalam forum tersebut juga dimanfaatkan Pemkab Lumajang untuk membuka ruang sinergi lintas sektoral. Langkah kolaboratif ini diambil demi memastikan ekosistem halal di Lumajang dapat tumbuh beriringan dan terkoneksi langsung dengan jaringan ekonomi nasional maupun global yang lebih luas. (may)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *