PKK Lumajang Diminta Tak Sekadar Habiskan Anggaran, Program Harus Berdampak Nyata

0
PKK Lumajang Diminta Tak Sekadar Habiskan Anggaran, Program Harus Berdampak Nyata

Lumajang (mediacenterlumajang.com) – Pengesahan perubahan anggaran tidak boleh berhenti pada percepatan belanja dan pelaksanaan kegiatan. Tim Penggerak PKK Kabupaten Lumajang menekankan bahwa setiap program harus memiliki ukuran hasil yang jelas dan dapat terlihat langsung di tengah masyarakat.

Ketua TP PKK Kabupaten Lumajang, Dewi Natalia Yudha Adji Kusuma, menyampaikan penekanan tersebut dalam rapat pengurus di Aula Sekretariat DWP Lumajang, Rabu (23/9/2026). Setelah perubahan anggaran disahkan, seluruh kelompok kerja diminta segera menjalankan program yang telah direncanakan tanpa mengabaikan kualitas pelaksanaan.

“Pengesahan anggaran ini adalah bunyi peluit start yang harus segera berlari, tancap gas dan melakukan percepatan pelaksanaan kegiatan,” ujar Dewi.

Menurutnya, percepatan tidak identik dengan menjalankan kegiatan sebanyak mungkin dalam waktu singkat. Setiap program tetap harus memiliki sasaran, indikator, serta hasil yang dapat dievaluasi.

Ukuran keberhasilan tersebut dapat dilihat dari perubahan yang terjadi di lapangan. Dewi mencontohkan Posyandu yang semakin aktif, penurunan angka stunting, meningkatnya kegiatan produktif masyarakat, hingga berkurangnya anak yang tidak bersekolah.

“Berorientasi pada dampak riil. Hal ini dapat diukur dengan perubahan nyata yang ada di lapangan,” katanya.

Kegiatan PKK Diminta Saling Terhubung, Bukan Berjalan Sendiri-sendiri

Pendekatan berbasis hasil membuat koordinasi antarkelompok kerja menjadi penting. Persoalan kesehatan keluarga, pendidikan, ekonomi, dan pemberdayaan masyarakat sering kali saling berkaitan sehingga tidak efektif jika ditangani secara terpisah.

Karena itu, Dewi meminta setiap pokja memperkuat kolaborasi dan memadukan sumber daya yang tersedia. Dengan pola tersebut, satu kegiatan diharapkan dapat mendukung program lain dan menghasilkan manfaat yang lebih luas.

Masyarakat juga tidak ditempatkan sekadar sebagai penerima program. Keterlibatan warga dinilai penting agar inisiatif yang sudah berjalan dapat terus berkembang setelah kegiatan selesai.

Aspek edukasi menjadi bagian lain yang ditekankan. Materi kepada masyarakat perlu disampaikan dengan bahasa sederhana, praktis, dan menyesuaikan potensi lokal agar lebih mudah diterapkan.

“Laksanakan edukasi yang mudah dipahami, praktis dan sesuai potensi lokal,” tutur Dewi.

Dampak & Poin Penting Bagi Warga

  • Keberhasilan program PKK tidak hanya diukur dari jumlah kegiatan, tetapi dari perubahan yang benar-benar dirasakan masyarakat.
  • Posyandu yang lebih aktif dan penurunan stunting menjadi contoh indikator hasil yang dapat dipantau.
  • Pemberdayaan ekonomi keluarga juga menjadi perhatian, termasuk bertambahnya kegiatan produktif di masyarakat.
  • Kolaborasi antarpokja didorong agar program tidak tumpang tindih dan sumber daya dapat digunakan lebih efektif.
  • Edukasi kepada warga harus dibuat sederhana dan relevan dengan kondisi lokal agar mudah dipahami dan diterapkan.
  • Administrasi, transparansi, dan evaluasi tetap menjadi bagian penting, meskipun program dituntut bergerak lebih cepat.

Percepatan program juga harus dibarengi tata kelola yang tertib. Dewi menekankan pentingnya administrasi, akuntabilitas, transparansi, serta evaluasi berkala agar pelaksanaan kegiatan dapat dipertanggungjawabkan.

Dengan pendekatan tersebut, TP PKK Kabupaten Lumajang menempatkan dampak sebagai ukuran akhir keberhasilan. Bukan sekadar seberapa banyak kegiatan terlaksana, tetapi apakah program mampu membuat keluarga lebih berdaya, layanan dasar semakin aktif, dan persoalan sosial secara bertahap berkurang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *