Perkuat Identitas Wisata Gunung Lemongan, Bunda Indah Tanda Tangani Prasasti Ekspedisi Catussikhara
LUMAJANG (mediacenterlumajang.com) – Pemerintah Kabupaten Lumajang memperkuat identitas dan tata kelola kawasan Gunung Lemongan (1.651 mdpl) sebagai destinasi wisata alam berbasis kearifan lokal. Langkah ini ditandai dengan penandatanganan prasasti Ekspedisi Catussikhara oleh Bupati Lumajang, Indah Amperawati (Bunda Indah), di Peringgitan Pendopo Arya Wiraraja, Selasa (22/9/2026).
Prasasti penanda kawasan tersebut selanjutnya akan diarak dan ditancapkan di puncak Gunung Lemongan. Istilah Catussikhara sendiri memiliki arti “Empat Puncak”, yang mewakili keberadaan Puncak Bender, Puncak Sejati, Puncak Candi, dan Puncak Tarup.
Selain penanda geografis, prasasti tersebut memuat pahatan filosofis beraksara Jawa: “Sakala titahing Iswara kabèh asakti lan agesang, aja pisan amugnah sawiji yèn tan hayun winalas ing sarupa”. Pesan sakral ini memuat ajakan moral untuk menghormati serta melestarikan seluruh ciptaan Tuhan tanpa merusaknya.
Bunda Indah menggarisbawahi pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mengembangkan potensi ekonomi kawasan Gunung Lemongan agar tetap sejalan dengan kaidah konservasi lingkungan.
“Komunikasi dan sinergi dengan berbagai pihak, termasuk Perum Perhutani, sangat diperlukan agar pengelolaan potensi kawasan dapat berjalan dengan baik serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Bunda Indah.
Peran BUMDes Artha Graha dan Tata Kelola Ekosistem Lokal
Pengembangan kawasan wisata alam Puncak Lemongan kini mulai digerakkan oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Artha Graha Lemongan, Desa Papringan, Kecamatan Klakah. Saat ini, BUMDes telah mengelola sektor jasa parkir pendakian, di mana pembagian hasilnya disalurkan untuk kas desa serta program pemberdayaan warga sekitar.
Sinergi antara Pemkab Lumajang, Perhutani, dan BUMDes diharapkan dapat menjadikan Gunung Lemongan sebagai destinasi pendakian yang berkelanjutan, aman, dan memberi nilai tambah ekonomi bagi warga Klakah.
Dampak & Poin Penting Bagi Warga:
-
Simbol Konservasi Alam: Prasasti Catussikhara membawa pesan edukasi budaya untuk menjaga kebersihan dan keasrian flora-fauna Gunung Lemongan.
-
Pengembangan Ekonomi Desa: BUMDes Artha Graha Desa Papringan mengelola jasa pendakian untuk mendongkrak Pendapatan Asli Desa (PADes).
-
Potensi Empat Puncak: Menegaskan daya tarik wisata pendakian Lumajang yang mencakup Puncak Bender, Sejati, Candi, dan Tarup.
-
Sinergi Kawasan Perhutani: Menjamin kepastian hukum dan keselamatan jalur pendakian melalui kerja sama Pemkab dan Perum Perhutani. (may)
