Rumah Afni di Lumajang Dibangun Kembali Usai Kebakaran, Dokumen Penting Ikut Diurus
LUMAJANG (mediacenterlumajang.com) – Setelah kehilangan tempat tinggal dan sebagian besar harta benda akibat kebakaran, Afni Nur Sosiowati di Desa Yosowilangun Lor, Kecamatan Yosowilangun, Kabupaten Lumajang, mulai memulihkan kehidupannya. Rumahnya kini telah berdiri kembali, sementara pemerintah daerah turut membantu menindaklanjuti persoalan dokumen penting yang ikut hangus dalam musibah tersebut.
Wakil Bupati Lumajang, Yudha Adji Kusuma, mengunjungi rumah Afni sekaligus menyerahkan bantuan pada Rabu (21/10/2026). Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah mendampingi warga yang masih menjalani proses pemulihan setelah kehilangan tempat tinggal dan barang-barang berharga.
Kebakaran yang menimpa rumah Afni terjadi sekitar pukul 21.55 WIB di Dusun Jombang RT 23 RW 06, Desa Yosowilangun Lor. Berdasarkan informasi yang disampaikan, peristiwa tersebut diduga dipicu korsleting listrik dan mengakibatkan kerusakan pada sebagian besar bangunan.
Bagian rumah yang terdampak meliputi atap, dinding, lantai, kamar tidur, ruang keluarga, dapur, dan kamar mandi. Instalasi listrik, saluran air, pintu, serta jendela juga mengalami kerusakan. Sejumlah perabot rumah tangga, barang elektronik, pakaian, uang tunai, dan perlengkapan lainnya turut terbakar.
Dokumen Penting Ikut Hangus, Pengurusan Sertifikat Ditindaklanjuti
Dampak kebakaran tidak hanya menyangkut kerusakan bangunan dan kehilangan harta benda. Sejumlah dokumen penting milik Afni, termasuk KTP, Kartu Keluarga, akta kelahiran, sertifikat rumah atau tanah, buku rekening, dan buku nikah, juga ikut terbakar.
Kondisi tersebut membuat pemulihan membutuhkan perhatian lebih dari sekadar pembangunan kembali rumah. Dokumen kependudukan dan kepemilikan merupakan bagian penting dalam mengakses berbagai layanan administrasi serta menyelesaikan urusan keluarga sehari-hari.
Wakil Bupati Yudha Adji Kusuma mengatakan, bantuan melalui Dinas Sosial telah disalurkan setelah kejadian kebakaran sekitar satu bulan sebelumnya. Ia bersyukur pembangunan kembali rumah Afni telah menunjukkan perkembangan.
“Sebulan lalu kita sudah membantu melalui Dinas Sosial. Alhamdulillah, sekarang rumahnya sudah berdiri. Mudah-mudahan bisa segera ditempati kembali,” ujarnya.
Selain kondisi tempat tinggal, pemerintah daerah memberi perhatian pada sertifikat tanah yang ikut terbakar. Menurut Yudha, Camat Yosowilangun telah berkomunikasi dengan Badan Pertanahan Nasional (BPN) untuk menindaklanjuti persoalan tersebut. Pemerintah daerah juga akan terus memantau proses pemulihannya.
Pemulihan Rumah dan Administrasi Jadi Perhatian
Afni diketahui berprofesi sebagai guru sekaligus Pimpinan Ranting Aisyiyah Yosowilangun Lor. Setelah musibah tersebut, pemulihan rumah dan pengurusan dokumen menjadi bagian penting agar ia dapat kembali menjalankan aktivitas sehari-hari dengan lebih baik.
Yudha berharap proses pemulihan berjalan lancar sehingga rumah Afni dapat segera ditempati kembali. Pendampingan pemerintah daerah diharapkan membantu meringankan beban yang muncul setelah kebakaran, termasuk dalam menindaklanjuti kebutuhan administrasi yang terdampak.
Peristiwa ini menunjukkan bahwa pemulihan pascakebakaran tidak hanya berkaitan dengan tersedianya tempat tinggal, tetapi juga pemulihan dokumen dan akses terhadap layanan publik. Bagi warga yang kehilangan hampir seluruh barang miliknya, dukungan pada kedua aspek tersebut dapat membantu proses menata kembali kehidupan secara bertahap. (may)
