35.195 Warga Terdaftar Perlinsos di Lumajang, Pendamping PKH Bantu Masyarakat Gaptek

0
35.195 Warga Terdaftar Perlinsos di Lumajang, Pendamping PKH Bantu Masyarakat Gaptek

LUMAJANG (mediacenterlumajang.com) – Masyarakat yang belum terbiasa menggunakan teknologi digital kini mendapat bantuan untuk mengakses layanan perlindungan sosial di Kabupaten Lumajang.

Melalui keterlibatan pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) sebagai agen Perlindungan Sosial (Perlinsos), pemerintah daerah berupaya memperluas pendaftaran layanan digital agar tidak hanya dapat dijangkau oleh warga yang mahir menggunakan teknologi.

Hingga Rabu (28/10/2026), jumlah pendaftar yang tercatat melalui pelaksanaan program Perlinsos di Kabupaten Lumajang mencapai 35.195 orang. Pendataan tersebut didukung oleh pendamping PKH yang membantu masyarakat melakukan proses pendaftaran di wilayah masing-masing.

Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Kabupaten Lumajang, Indriono Krishna Murti, mengatakan bahwa pelaksanaan program sudah berjalan dengan melibatkan para pendamping. Mereka tidak hanya membantu penerima PKH, tetapi juga masyarakat yang membutuhkan pendampingan untuk mengakses layanan digital pemerintah.

Pendamping PKH Bantu Warga yang Kesulitan Mengakses Teknologi

Menurut Indriono, proses pendaftaran dilakukan melalui pendekatan langsung kepada masyarakat. Pendamping PKH dapat mendatangi warga, menghubungi mereka, maupun memanfaatkan pertemuan kelompok PKH yang rutin berlangsung setiap bulan.

Cara tersebut dinilai lebih efektif untuk menjangkau masyarakat yang belum terbiasa menggunakan perangkat digital atau mengalami kesulitan mengikuti prosedur pendaftaran secara mandiri.

Dengan adanya pendampingan, warga tidak harus memahami seluruh tahapan teknologi terlebih dahulu untuk dapat mengakses layanan tersebut. Petugas membantu proses pendaftaran sehingga hambatan penggunaan teknologi dapat dikurangi.

Indriono menjelaskan bahwa pendamping PKH kini memiliki tanggung jawab tambahan sebagai agen Perlinsos. Peran tersebut merupakan bagian dari kebijakan Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul untuk memperluas jangkauan layanan perlindungan sosial melalui keterlibatan pendamping di lapangan.

Sebanyak 1.646 Petugas Tersebar di 21 Kecamatan

Untuk mendukung pelaksanaan program, Kabupaten Lumajang memiliki 1.646 petugas Perlinsos yang tersebar di 21 kecamatan. Keberadaan petugas ini menjadi salah satu kekuatan dalam memperluas jangkauan pendaftaran, terutama bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan secara langsung.

Selain pendamping PKH, masyarakat umum juga dapat dilibatkan untuk membantu proses pendaftaran. Dengan demikian, perluasan akses layanan tidak hanya bergantung pada petugas pemerintah, tetapi juga dapat didukung partisipasi masyarakat di lingkungan masing-masing.

Dinsos P3A Kabupaten Lumajang menargetkan seluruh penerima bantuan sosial dapat terdaftar dalam layanan Perlinsos. Pendataan juga diarahkan kepada masyarakat miskin yang selama ini belum tersentuh program bantuan sosial.

Langkah tersebut penting untuk memperluas jangkauan pendataan masyarakat yang membutuhkan perlindungan sosial. Namun, proses pendaftaran tetap menjadi bagian dari pendataan dan tidak secara otomatis menjamin seseorang memperoleh bantuan sosial.

Melalui keterlibatan ribuan petugas dan pendamping PKH, Pemerintah Kabupaten Lumajang berupaya memastikan perkembangan teknologi tidak menjadi hambatan bagi masyarakat dalam mengakses layanan publik. Perluasan pendaftaran Perlinsos diharapkan mampu menjangkau lebih banyak warga, termasuk kelompok masyarakat yang selama ini menghadapi keterbatasan dalam penggunaan teknologi digital. (may)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *