Ubah Zakat Jadi Modal Kerja, Bupati Lumajang Dinilai Sukses Entaskan Kemiskinan
LUMAJANG (mediacenterlumajang.com) – Transformasi skema pengelolaan zakat dari sekadar bantuan pangan sesaat menjadi modal usaha produktif mengantarkan Bupati Lumajang Indah Amperawati meraih penghargaan dalam ajang Radar Jember Awards 2026.
Pemerintah Kabupaten Lumajang dinilai konsisten memanfaatkan dana zakat untuk memutus mata rantai kemiskinan dan memperkuat jaringan pengaman sosial bagi kelompok rentan.
Penghargaan untuk kategori Pengoptimalan Zakat untuk Pemberdayaan Masyarakat, Pengentasan Kemiskinan, Perlindungan Kelompok Rentan, serta Memperkuat Solidaritas Sosial dan Kesejahteraan Masyarakat tersebut diterima oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Lumajang yang hadir mewakili Bupati di Ballroom Hotel Fortuna Grande Jember, Kamis (20/8/2026).
Pencapaian ini mempertegas komitmen daerah dalam mengelola potensi zakat ASN maupun masyarakat umum secara transparan, akuntabel, dan terintegrasi dengan data kemiskinan ekstrem daerah.
Mewakili Bupati Indah Amperawati, Kepala Diskominfo Lumajang menyampaikan apresiasi atas sinergi media dan pemerintah dalam mengawal tata kelola keuangan sosial tersebut.
“Terima kasih kepada Radar Jember atas dukungan dan kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Lumajang. Semoga ke depannya Lumajang semakin maju lagi,” paparnya usai menerima penghargaan.
Sentuhan Zakat Produktif Dongkrak Kemandirian Ekonomi Keluarga
Direktur Utama Jawa Pos Radar Jember, Abdul Colik Baya, menjelaskan bahwa penilaian penghargaan ini didasarkan pada parameter dampak langsung yang dirasakan oleh penerima manfaat (mustahik) di tingkat tapak.
“Penghargaan ini diberikan kepada berbagai bidang, meliputi pemerintahan, ekonomi, kesehatan, sosial politik, seni budaya, pelayanan publik, hingga sektor lainnya,” terang Abdul Colik Baya.
Apresiasi senada turut dilayangkan oleh Kepala Dinas Kominfo Provinsi Jawa Timur, Sherlita Ratna Dewi Agustin, yang memuji konsistensi Pemkab Lumajang dalam menghadirkan program berbasis dampaknya bagi warga.
“Terima kasih juga kepada seluruh penerima penghargaan, ini bukti nyata telah melaksanakan kegiatan dan melayani masyarakat dengan baik,” pukas Sherlita.
Model penyaluran zakat produktif ini terbukti mampu menggeser peran penerima zakat menjadi unit usaha mandiri yang secara bertahap menaikkan taraf hidup keluarga rentan di Lumajang.
Dampak & Poin Penting Bagi Warga:
-
Akses Modal Usaha Bebas Bunga: Kelompok masyarakat rentan dan miskin ekstrem mendapat dukungan alat kerja atau modal usaha tanpa beban pinjaman.
-
Transparansi Penyaluran Dana: Menjamin dana zakat yang dihimpun dari para muzaki disalurkan tepat sasaran sesuai rincian data kemiskinan by name by address.
-
Penguatan Jaringan Pengaman Sosial: Menyediakan bantalan ekonomi darurat bagi lansia terlantar, difabel, dan anak yatim yang belum terjangkau bantuan sosial reguler.
-
Mendorong Kesadaran Berzakat: Keberhasilan program produktif menjadi bukti nyata bagi masyarakat berkemampuan untuk menyalurkan zakat melalui lembaga resmi tepercaya.
(may)
