Perbaikan Jalan Rusak Lumajang Digelar Bertahap, Bunda Indah Targetkan Jalur Tempeh–Gesang Selesai Tahun Ini
LUMAJANG (mediacenterlumajang.com) – Pemerintah Kabupaten Lumajang mengakselerasi program perbaikan dan rekonstruksi jalan rusak secara bertahap di berbagai kecamatan. Bupati Lumajang, Indah Amperawati (Bunda Indah), menegaskan bahwa penanganan infrastruktur jalan yang mengalami kerusakan parah—bahkan beberapa di antaranya telah berusia lebih dari 15 tahun—terus menjadi prioritas kerja Pemkab Lumajang bersama Wakil Bupati Yudha Adji Kusuma.
Dalam keterangannya pada Kamis (1/10/2026), Bunda Indah menyampaikan bahwa perbaikan dikerjakan sesuai skema penganggaran berkala guna menyesuaikan dengan kemampuan kas daerah.
Bupati mengonfirmasi bahwa pengerjaan fisik untuk jalur strategis Tempeh–Gesang akan dimulai bulan depan dan ditargetkan rampung sepenuhnya pada tahun anggaran 2026 ini.
“Insyaallah bulan depan, jalan yang rusak parah di Tempeh–Gesang dan sebagian Gesang–Tumpeng kita selesaikan tahun ini,” ujar Bunda Indah.
Peta Tahapan Penanganan Ruas Jalan Utama Lumajang
Alokasi anggaran perbaikan jalan terus digelontorkan secara berkesinambungan. Setelah menangani sekitar 20 ruas jalan pada Perubahan APBD 2025, Pemkab Lumajang kembali menganggarkan 20 ruas jalan pada APBD 2026, ditambah satu rute jalan panjang di kawasan Kecamatan Rowokangkung yang kini dilaporkan hampir tuntas.
Adapun pengerjaan rute Tumpeng–Pasrurujambe diproyeksikan akan dilanjutkan hingga tuntas pada tahun anggaran 2027 mendatang.
| Ruas Jalan | Target Penyelesaian |
| Rowokangkung (Jalur Panjang) | Hampir Selesai (2026) |
| Tempeh – Gesang | Tuntas Akhir Tahun 2026 |
| Gesang – Tumpeng (Sebagian) | Tuntas Akhir Tahun 2026 |
| Tumpeng – Pasrurujambe | Ditargetkan Tuntas 2027 |
Bunda Indah menjelaskan bahwa keterbatasan anggaran serta melambungnya biaya konstruksi jalan membuat penanganan tidak dapat dilakukan serentak dalam satu waktu, mengingat Pemkab juga harus mengalokasikan anggaran untuk layanan kesehatan, pendidikan, dan bansos.
“Begitu juga dengan ruas jalan yang lain, karena memang bertahap dan sekarang biaya pembangunan jalan itu sangat mahal. Periode bupati dan wakil bupati itu lima tahun, kami terus berupaya agar infrastruktur jalan selesai di akhir periode kami,” pukasnya.
Dampak & Poin Penting Bagi Warga:
-
Kepastian Rute Perbaikan: Warga Tempeh, Gesang, dan Rowokangkung mendapatkan kepastian penuntasan perbaikan jalan pada akhir tahun 2026.
-
Perencanaan Terukur: Pembagian skala prioritas perbaikan jalur (2026 vs 2027) menjamin transparansi penggunaan anggaran publik.
-
Kenyamanan Transportasi & Logistik: Jalan yang mulus memperlancar distribusi hasil pertanian dan mobilitas harian masyarakat.
-
Pembangunan Berkelanjutan: Pemkab berkomitmen menuntaskan seluruh target perbaikan jaringan jalan daerah selama masa jabatan lima tahun. (may)
