Lumajang Perkuat Jaringan Irigasi, 21 Penanganan Dilakukan untuk Jaga Produktivitas Pertanian

0
Lumajang Perkuat Jaringan Irigasi, 21 Penanganan Dilakukan untuk Jaga Produktivitas Pertanian

Lumajang (mediacenterlumajang.com) – Pemerintah Kabupaten Lumajang terus memperkuat pemeliharaan jaringan irigasi sebagai upaya menjaga kelancaran distribusi air ke lahan pertanian. Langkah ini menjadi bagian penting dalam mendukung produktivitas sektor pertanian dan ketahanan pangan daerah.

Sepanjang Juni 2026, Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Lumajang telah melaksanakan 21 kegiatan penanganan jaringan irigasi yang mencakup pemeliharaan rutin serta tindak lanjut laporan masyarakat.

62 Persen Penanganan Berasal dari Aduan Warga

Kepala Dinas PUTR Kabupaten Lumajang, Endah Mardiana, menjelaskan bahwa jaringan irigasi merupakan infrastruktur vital yang menentukan keberlanjutan sektor pertanian di daerah tersebut. Oleh karena itu, pemerintah mengombinasikan pemeliharaan berkala dengan respons cepat terhadap laporan kerusakan dari masyarakat.

“Jaringan irigasi merupakan infrastruktur yang sangat penting bagi sektor pertanian. Karena itu kami terus melakukan pemeliharaan rutin sekaligus merespons setiap laporan masyarakat agar distribusi air ke lahan pertanian tetap berjalan optimal,” ujar Endah, Rabu (1/7/2026).

Dari total 21 kegiatan yang dilakukan, sebanyak 13 kegiatan atau 62 persen merupakan tindak lanjut atas aduan masyarakat. Sementara itu, 8 kegiatan lainnya atau 38 persen merupakan pemeliharaan rutin yang telah dijadwalkan sebelumnya.

Penanganan Tersebar di Beberapa Wilayah

Penanganan jaringan irigasi di Kabupaten Lumajang tersebar di sejumlah wilayah kerja. Korwil Yosowilangun menjadi daerah dengan jumlah penanganan terbanyak, yakni 7 kegiatan. Disusul Korwil Tempeh dan Korwil Pasirian yang masing-masing mencatat 5 kegiatan.

Selain itu, perbaikan juga dilakukan di wilayah Sukodono, Lumajang, dan Jatiroto berdasarkan hasil pemantauan lapangan serta laporan masyarakat. Pola distribusi ini menunjukkan adanya respons adaptif terhadap kebutuhan infrastruktur di tingkat lokal.

Respons Cepat Jadi Fokus Pemeliharaan Infrastruktur

Dinas PUTR Lumajang tidak hanya melakukan pemeliharaan rutin, tetapi juga memperkuat sistem pemantauan jaringan irigasi agar kerusakan dapat segera ditangani sebelum mengganggu pasokan air ke lahan pertanian.

Pemerintah daerah juga menekankan pentingnya partisipasi masyarakat dalam menjaga keberlanjutan fungsi irigasi. Kelompok tani dan warga diimbau untuk segera melaporkan apabila ditemukan kerusakan pada saluran air.

“Partisipasi masyarakat menjadi bagian penting dalam menjaga keberlanjutan infrastruktur irigasi. Kami mengajak masyarakat dan kelompok tani segera melaporkan apabila menemukan kerusakan jaringan irigasi sehingga penanganan dapat dilakukan lebih cepat dan tepat sasaran,” kata Endah.

Dukungan Ketahanan Pangan Daerah

Melalui pemeliharaan yang berkelanjutan dan respons cepat terhadap aspirasi masyarakat, Pemerintah Kabupaten Lumajang menegaskan komitmennya dalam menjaga fungsi jaringan irigasi sebagai penopang ketahanan pangan daerah.

Dengan aliran air yang tetap terjaga, aktivitas pertanian diharapkan dapat berjalan lebih optimal, produktivitas lahan meningkat, serta kesejahteraan petani di wilayah Lumajang semakin membaik. (may)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *