Food Security Expo Lumajang 2026 Tampilkan Produk UMKM dan Pasar Murah

0
Food Security Expo Lumajang 2026 Tampilkan Produk UMKM dan Pasar Murah

LUMAJANG (mediacenterlumajang.com) – Produk olahan pangan lokal dan kebutuhan pokok menjadi bagian dari kegiatan Food Security Expo Lumajang 2026 yang berlangsung di Alun-Alun Lumajang pada 16–17 Oktober 2026.

Melalui pameran yang digelar Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Kabupaten Lumajang tersebut, masyarakat mendapat kesempatan mengenal produk UMKM sekaligus mengunjungi pasar murah dalam rangka peringatan Hari Pangan Sedunia.

Kegiatan ini menghadirkan kombinasi pameran produk, hiburan rakyat, dan aktivitas ekonomi masyarakat. Selain menjadi ruang rekreasi, agenda tersebut diarahkan untuk memperkenalkan potensi pangan lokal serta meningkatkan perhatian masyarakat terhadap pentingnya ketahanan pangan.

Bupati Lumajang, Indah Amperawati atau Bunda Indah, membuka Food Security Expo pada Jumat (16/10/2026). Ia berharap kegiatan tersebut tidak hanya menarik minat masyarakat untuk berkunjung, tetapi juga mendorong kesadaran mengenai pentingnya swasembada pangan, terutama melalui pemanfaatan potensi lokal.

Menurut Bunda Indah, keberadaan stan UMKM dan pasar murah memberikan manfaat yang berbeda bagi pengunjung. Pameran menjadi sarana memperkenalkan produk usaha masyarakat, sedangkan pasar murah menyediakan alternatif bagi warga untuk memperoleh kebutuhan pangan dengan harga terjangkau.

Olahan Pangan Lokal Buka Peluang bagi UMKM Lumajang

Salah satu produk yang menarik perhatian Bunda Indah saat mengunjungi stan pameran adalah selai berbahan dasar pepaya. Produk tersebut menunjukkan bagaimana bahan pangan yang tersedia di daerah dapat diolah menjadi produk dengan nilai tambah.

Bunda Indah mengaku telah mencicipi selai pepaya yang dipamerkan dan menilai rasanya enak. Ia juga mengajak masyarakat untuk mengunjungi pameran dan meramaikan kegiatan yang berlangsung di Alun-Alun Lumajang.

Pemanfaatan bahan pangan lokal menjadi produk olahan dapat membuka peluang bagi pelaku UMKM untuk mengembangkan variasi produk dan menjangkau konsumen yang lebih luas. Melalui kegiatan pameran, pelaku usaha juga memiliki ruang untuk memperkenalkan hasil produksinya secara langsung kepada masyarakat.

Meski demikian, pengembangan usaha pangan tidak berhenti pada kegiatan promosi. Konsistensi kualitas, keamanan produk, kemasan, dan kemampuan memenuhi permintaan konsumen tetap menjadi faktor penting agar produk lokal dapat bersaing di pasar yang lebih luas.

Pasar Murah dan Hiburan Jadi Bagian Perayaan

Selain pameran UMKM, Food Security Expo Lumajang 2026 menghadirkan pasar murah yang diharapkan membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pangan dengan harga terjangkau. Namun, informasi mengenai jenis komoditas yang dijual dan besaran perbedaan harga tidak dirinci dalam keterangan kegiatan.

Rangkaian acara juga mencakup hiburan rakyat pada Sabtu malam (17/10/2026). Agenda tersebut menjadi bagian dari upaya menghadirkan ruang rekreasi dan kebersamaan bagi warga bersama keluarga.

Melalui kegiatan ini, HKTI Kabupaten Lumajang mempertemukan pelaku usaha, masyarakat, dan produk pangan lokal dalam satu ruang publik. Dampak yang lebih luas diharapkan muncul apabila promosi tersebut berlanjut pada peningkatan minat konsumen terhadap produk UMKM serta pemanfaatan pangan lokal secara berkelanjutan.

Dengan demikian, peringatan Hari Pangan Sedunia tidak hanya menjadi agenda hiburan, tetapi juga pengingat bahwa penguatan ketahanan pangan dapat dimulai dari dukungan terhadap produk lokal dan pengembangan usaha masyarakat. (may)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *