Bupati Lumajang Ingatkan Pejabat Jaga Integritas dan Tak Pamer Fasilitas Negara

0
Bupati Lumajang Ingatkan Pejabat Jaga Integritas dan Tak Pamer Fasilitas Negara

LUMAJANG (mediacenterlumajang.com) – Pemerintah Kabupaten Lumajang menekankan pentingnya moralitas dan keteladanan para pejabat publik dalam memanfaatkan sarana kedinasan.

Aparatur Sipil Negara (ASN) diingatkan agar menggunakan seluruh fasilitas operasional yang dibiayai oleh uang negara secara bijak, proporsional, dan murni untuk kepentingan dinas, bukan untuk kepentingan pribadi atau ajang pamer kemewahan.

Arahan tegas mengenai penguatan integritas birokrasi tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Lumajang, Indah Amperawati, saat memimpin jalannya Rapat Staf berkala di Ruang Narariya Kirana Kantor Bupati Lumajang, Jumat (12/6/2026).

Bupati yang akrab disapa Bunda Indah ini menjelaskan bahwa tingkat kepercayaan (public trust) masyarakat terhadap jalannya pemerintahan sangat dipengaruhi oleh perilaku harian para aparaturnya. Oleh karena itu, penggunaan fasilitas negara harus mencerminkan akuntabilitas moral yang tinggi di mata publik.

“Yang paling penting adalah bagaimana kita dapat menjalankan tugas dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dengan penuh tanggung jawab,” tegas Bunda Indah di hadapan jajaran pimpinan instansi vertikal daerah.

Membangun Budaya Kerja Sederhana

Di era keterbukaan informasi saat ini, Pemkab Lumajang berkomitmen untuk terus mengikis kesan birokrasi yang eksklusif dan feodal. Sebaliknya, pemda mendorong transformasi budaya kerja baru yang lebih adaptif, efisien, dan berorientasi penuh pada mutu pelayanan masyarakat (citizen-centric).

Bunda Indah menggarisbawahi tiga esensi utama yang wajib melekat pada diri setiap pejabat Lumajang dalam mengelola sumber daya negara, yaitu:

  • Prinsip Kesederhanaan: Menampilkan gaya hidup yang bersahaja dan tidak antipati terhadap kondisi sosial masyarakat sekitar.

  • Prinsip Efektivitas: Menggunakan fasilitas dinas secara hemat guna menekan pemborosan anggaran belanja daerah.

  • Prinsip Tepat Peruntukan: Memastikan aset bergerak maupun tidak bergerak milik pemda hanya bergerak untuk kelancaran program kerja resmi.

Menurutnya, integritas seorang aparatur tidak hanya diuji dari kemampuannya menyelesaikan target program di atas kertas, melainkan dari kejujurannya dalam merawat dan memperlakukan aset-aset negara yang dipinjamkan kepadanya untuk bekerja sehari-hari.

Sikap teladan dari jajaran pimpinan ini diharapkan mampu menular hingga ke tingkat staf di tingkat kecamatan dan desa. Melalui komitmen bersama ini, Pemkab Lumajang optimistis dapat mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih (good governance) serta melahirkan pelayanan publik yang responsif, berkualitas, dan berwibawa. (may)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *