Bunda Indah Luruskan Anggapan Soal SiLPA Lumajang: Dialokasikan untuk Pembangunan Jalan dan Pendidikan
LUMAJANG (mediacenterlumajang.com) – Pemerintah Kabupaten Lumajang memberikan penjelasan resmi terkait substansi pengelolaan Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) APBD agar tidak disalahartikan sebagai dana yang mengendap atau menganggur tanpa peruntukan.
Bupati Lumajang, Indah Amperawati (Bunda Indah), menegaskan bahwa besaran SiLPA yang ada telah dianggarkan secara terstruktur untuk mendukung prioritas pembangunan fisik, khususnya infrastruktur jalan dan sarana pendidikan.
Pernyataan tersebut disampaikan Bunda Indah di sela-sela agenda kegiatannya pada Kamis (1/10/2026).
Bupati menjelaskan bahwa eskalasi kenaikan harga material konstruksi berdampak langsung pada lonjakan biaya pembangunan jalan per kilometernya.
“Jadi SiLPA yang besar itu digunakan untuk jalan, untuk pembangunan jalan,” terang Bunda Indah.
Memahami Alokasi SiLPA Terikat dan Skema Pembangunan Bertahap
Guna memberikan pemahaman yang menyeluruh kepada masyarakat, Bupati menerangkan bahwa porsi signifikan dari besaran anggaran tersebut berstatus sebagai SiLPA Terikat, yakni dana kas daerah yang penggunaannya sudah terikat oleh ketentuan dan peruntukan khusus.
Kurang lebih separuh dari total alokasi SiLPA tersebut secara spesifik telah diplot untuk perbaikan infrastruktur jalan serta peningkatan sarana-prasarana (sarpras) sekolah.
“Dan itu sudah dilakukan, dianggarkan,” tegas Bunda Indah.
Bunda Indah menambahkan bahwa penyelesaian seluruh kebutuhan infrastruktur daerah memerlukan konsistensi serta skala prioritas dalam tenggat masa jabatan lima tahun. Pembagian anggaran dilakukan berimbang untuk mencakup sektor pendidikan, kesehatan, jaringan perlindungan sosial, hingga pemberdayaan UMKM.
“Tidak cukup dalam satu waktu. Dan jangan lupa, periode bupati dan wakil bupati itu lima tahun. Tetapi kami terus akan berupaya untuk infrastruktur jalan dan program-program yang lainnya bisa selesai di akhir periode kami,” pukasnya.
Dampak & Poin Penting Bagi Warga:
-
Bukan Anggaran Menganggur: SiLPA diplot kembali secara resmi untuk membiayai program-program strategis daerah.
-
Fokus Jalan dan Sekolah: Sekitar 50 persen porsi SiLPA Terikat dialokasikan khusus untuk peningkatan kualitas jalan dan fasilitas pendidikan.
-
Penyesuaian Biaya Konstruksi: Menjawab tantangan kenaikan harga bahan baku material pembangun jalan.
-
Komitmen Bertahap 5 Tahun: Pemerintah daerah menjamin pengerjaan infrastruktur diselesaikan secara tuntas dan bertahap hingga akhir masa jabatan. (may)
