Perkuat Tatalaksana Nonfarmakologis Hipertensi dan Diabetes, Pemkab Lumajang Dorong Perubahan Pola Hidup Pasien

0
Perkuat Tatalaksana Nonfarmakologis Hipertensi dan Diabetes, Pemkab Lumajang Dorong Perubahan Pola Hidup Pasien

LUMAJANG (mediacenterlumajang.com) – Pengendalian penyakit tidak menular seperti hipertensi dan diabetes melitus tidak cukup hanya mengandalkan konsumsi obat secara rutin. Perubahan gaya hidup, mulai dari pengaturan pola makan, aktivitas fisik, istirahat cukup, pengelolaan stres, hingga pemeriksaan berkala, menjadi kunci penting agar kondisi kesehatan pasien tetap terkendali secara berkelanjutan.

Hal tersebut ditegaskan Pemerintah Kabupaten Lumajang melalui Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) dalam Pertemuan Penguatan Tatalaksana Nonfarmakologis Program Hipertensi dan Diabetes Melitus, Rabu (12/8/2026).

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes P2KB Kabupaten Lumajang, dr. Marshall Trihandono, menjelaskan bahwa kepatuhan minum obat harus berjalan seiring dengan modifikasi perilaku hidup sehat sehari-hari.

“Pengendalian hipertensi membutuhkan pendekatan yang komprehensif. Pasien perlu didukung agar tidak hanya patuh terhadap pengobatan, tetapi juga mampu menerapkan pola hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari,” ujar dr. Marshall.

Ia menambahkan, pasien perlu dibekali pemahaman mendalam agar memiliki kemampuan mandiri dalam mengelola kondisinya serta mencegah komplikasi sejak dini.

“Pasien perlu kita dorong agar mampu mengelola penyakitnya secara mandiri. Bukan hanya mengetahui bahwa dirinya menderita diabetes, tetapi memahami apa yang harus dilakukan agar kondisinya tetap terkendali,” tegasnya.

Guna memperluas jangkauan edukasi hingga ke tingkat rumah tangga, Dinkes P2KB menggandeng Ketua TP PKK Kecamatan, Pokja 4 TP PKK Kecamatan, serta tenaga promosi kesehatan (promkes) dari 25 Puskesmas se-Kabupaten Lumajang. Langkah ini diambil untuk memperkuat peran keluarga sebagai pendukung utama pasien dalam menjaga diet, jadwal pengobatan, dan kontrol kesehatan secara konsisten.

Berdasarkan evaluasi capaian kesehatan Semester I Tahun 2026 di Kabupaten Lumajang:

  • Hipertensi Terkendali: Mencapai 12,86% (dari target 25%)

  • Diabetes Melitus Terkendali: Mencapai 18,36% (telah melampaui target 17,5%)

Melalui sinergi lintas sektor dan penguatan tatalaksana nonfarmakologis ini, Pemkab Lumajang berkomitmen untuk terus meningkatkan kesadaran masyarakat bahwa menjaga kesehatan adalah proses harian guna mewujudkan kualitas hidup yang produktif dan berdaya tahan. (may)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *