Antisipasi Kebakaran di TNBTS, BPBD Lumajang Kirim Personel Pantau Lereng Jantur dan Siapkan Langkah Darurat
LUMAJANG (mediacenterlumajang.com) – Pemerintah Kabupaten Lumajang melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mengintensifkan kesiapsiagaan menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS).
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Lumajang, Isnugroho, menjelaskan bahwa sinergi dan pemantauan terus ditingkatkan bersama BB TNBTS, Polsek Senduro, Koramil Senduro, Polres Lumajang, serta warga lokal untuk merespons dinamika di lapangan secara cepat.
“Kami melakukan monitoring dan menyiapkan langkah-langkah apabila api merambat ke wilayah Lumajang. Sampai kemarin, 5 Agustus 2026, situasi masih terkendali,” ujar Isnugroho, Kamis (6/8/2026).
Guna mengantisipasi pergerakan titik api yang terdeteksi di lereng Jantur menuju kawasan Argosari atau Puncak B29, BPBD telah menerjunkan satu regu personel untuk bersiap di lokasi pemantauan.
Upaya pemadaman di kawasan TNBTS yang mencakup wilayah Lumajang, Probolinggo, dan Malang ini juga mendapat perkuatan dari pemerintah pusat. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyiagakan dua unit helikopter water bombing untuk operasi pemadaman udara.
BPBD Imbau masyarakat di sekitar kawasan hutan untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar serta segera melaporkan kemunculan titik api demi menjaga kelestarian ekosistem dan keselamatan warga sekitar. (may)
