Meningkat dari Rp39 M ke Rp102 M! Pemkab Lumajang Genjot Belanja Jalan dan Irigasi di P-APBD 2026

0
Bupati Indah Amperawati dan Wabup Yudha Adji Kusuma pertegas alokasi belanja modal jalan naik signifikan jadi Rp102,9 M di Perubahan APBD 2026.

LUMAJANG (mediacenterlumajang.com) – Pemerintah Kabupaten Lumajang memperkuat alokasi belanja infrastruktur secara masif dalam Perubahan APBD (P-APBD) Tahun Anggaran 2026. Langkah ini diambil guna memacu konektivitas antarwilayah, memangkas biaya logistik, serta memperlancar mobilitas ekonomi masyarakat.

Langkah taktis tersebut dipaparkan langsung oleh Bupati Lumajang, Indah Amperawati, saat menyampaikan jawaban resmi pemerintah atas Pandangan Umum Fraksi-Fraksi DPRD terhadap Raperda P-APBD 2026 dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Lumajang, Senin (20/7/2026).

Bupati yang akrab disapa Bunda Indah mengapresiasi jajaran legislatif atas kritik dan saran konstruktif yang diberikan selama tahapan persidangan. Seluruh masukan fraksi dipastikan menjadi bahan evaluasi primer untuk menyempurnakan arah kebijakan belanja daerah.

“Peningkatan kualitas infrastruktur jalan menjadi komitmen kami bersama Wakil Bupati. Seluruh usulan fraksi akan dihimpun dalam basis data Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR), kemudian diverifikasi untuk menentukan skala prioritas penanganannya sesuai kebutuhan masyarakat,” tegas Bunda Indah.

Wujud nyata komitmen tersebut ditunjukkan melalui lonjakan alokasi belanja modal pada bidang jalan, irigasi, dan jaringan. Pagu anggaran yang semula dialokasikan sebesar Rp39,9 miliar pada APBD murni, disepakati meroket drastis menjadi Rp102,9 miliar dalam draf Perubahan APBD 2026.

Di samping sektor jalan dan irigasi, Pemkab Lumajang juga menyelaraskan anggaran penunjang untuk peningkatan mutu pendidikan, optimalisasi fasilitas layanan kesehatan, dan penguatan sektor pertanian.

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Bupati Lumajang, Yudha Adji Kusuma (Mas Yudha), menggarisbawahi pentingnya menjaga efektivitas dan transparansi pengelolaan keuangan daerah di sisa tahun anggaran.

“Perubahan APBD ini bukan sekadar penyesuaian anggaran, tetapi merupakan momentum untuk memastikan setiap rupiah yang dibelanjakan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat,” pungkas Mas Yudha. (may)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *