RSUD dr. Haryoto Siapkan Layanan Cath Lab, Percepat Penanganan Pasien Jantung di Lumajang
Lumajang (mediacenterlumajang.com) – Pemerintah Kabupaten Lumajang terus meningkatkan kualitas layanan kesehatan dengan memperkuat fasilitas penanganan penyakit jantung.
Salah satu langkah yang kini dipersiapkan adalah operasional layanan Cath Lab (kateterisasi jantung) di RSUD dr. Haryoto, sehingga masyarakat dapat memperoleh tindakan medis yang lebih cepat tanpa harus dirujuk ke luar daerah.
Kehadiran Cath Lab menjadi bagian dari strategi rumah sakit dalam menjawab meningkatnya kebutuhan layanan jantung spesialistik sekaligus mempercepat penanganan pasien pada kondisi kegawatdaruratan.
Direktur RSUD dr. Haryoto Kabupaten Lumajang, Wawan Arwijanto, mengatakan fasilitas tersebut akan memperkuat kapasitas pelayanan rumah sakit dalam menangani pasien dengan gangguan jantung secara lebih cepat dan tepat.
“Kehadiran Cath Lab merupakan langkah strategis agar masyarakat Lumajang memperoleh penanganan yang lebih cepat pada kondisi kegawatdaruratan jantung,” ujar dr. Wawan, Senin (6/7/2026).
Menurutnya, keberadaan Cath Lab akan mempercepat proses diagnosis hingga tindakan medis terhadap pasien. Penanganan yang lebih dini diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan sekaligus memperbesar peluang keselamatan pasien, terutama pada kasus-kasus jantung yang membutuhkan tindakan segera.
Pengembangan layanan tersebut didukung oleh meningkatnya jumlah kasus penyakit jantung di RSUD dr. Haryoto. Data rumah sakit menunjukkan kunjungan pasien jantung ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) meningkat dari 1.264 kasus pada 2024 menjadi 3.313 kasus pada 2025. Sementara itu, kasus Acute Coronary Syndrome (ACS) juga mengalami kenaikan dari 171 kasus menjadi 385 kasus pada periode yang sama.
Untuk memastikan layanan berjalan sesuai standar nasional, RSUD dr. Haryoto telah mengikuti program pendampingan atau proctorship bersama Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, RS Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita, serta RSUD Dr. Saiful Anwar pada 28–29 Juni 2026.
Pendampingan tersebut mencakup kesiapan tenaga kesehatan, sistem pelayanan, hingga penerapan standar keselamatan pasien sebelum Cath Lab beroperasi secara penuh.
Selain meningkatkan kesiapan internal, RSUD dr. Haryoto juga bergabung dalam jejaring pelayanan jantung yang melibatkan 39 rumah sakit di Jawa Timur. Kerja sama tersebut diharapkan memperkuat koordinasi antar rumah sakit sekaligus memperluas pemerataan layanan kesehatan jantung yang berkualitas di berbagai daerah.
“Kolaborasi ini menjadi fondasi penting dalam membangun pelayanan jantung yang semakin berkualitas. Kami berharap masyarakat Lumajang dapat memperoleh layanan yang cepat, aman, dan bermutu tanpa harus menempuh perjalanan jauh untuk mendapatkan tindakan penyelamatan,” tambah dr. Wawan.
Dengan semakin matangnya persiapan operasional Cath Lab, Pemerintah Kabupaten Lumajang berharap masyarakat memiliki akses yang lebih dekat terhadap layanan jantung spesialistik.
Kehadiran fasilitas ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan sekaligus mempercepat penanganan pasien secara aman, efektif, dan sesuai standar medis. (may)
