Pemkab Lumajang Siapkan CFD Baru untuk Perluas Peluang Usaha dan Aktivitas Warga

0
Alun-alun Lumajang dari Masa Kerajaan hingga Terkini

Alun-alun Lumajang. Foto: Info Publik

Lumajang (mediacenterlumajang.com) – Pemerintah Kabupaten Lumajang berupaya memperluas peran ruang publik sebagai motor penggerak ekonomi masyarakat. Salah satu langkah yang tengah disiapkan adalah pengembangan lokasi baru Car Free Day (CFD) yang tidak hanya menjadi tempat rekreasi dan olahraga, tetapi juga membuka peluang usaha bagi warga.

Rencana tersebut menjadi bagian dari strategi pemerintah daerah dalam menghadirkan lebih banyak ruang publik yang aktif, nyaman, dan mampu mendorong tumbuhnya aktivitas ekonomi berbasis masyarakat.

Bupati Lumajang Indah Amperawati mengatakan bahwa ruang publik memiliki fungsi yang jauh lebih luas dibanding sekadar tempat berkumpul. Jika dikelola dengan baik, kawasan publik dapat menjadi wadah bagi masyarakat untuk berinteraksi, berkreasi, sekaligus mengembangkan usaha.

Pernyataan tersebut disampaikan saat memberikan keterangan mengenai rencana pengembangan ruang publik dan penguatan ekonomi masyarakat di Kabupaten Lumajang, Jumat (12/6/2026).

Menurut Bupati yang akrab disapa Bunda Indah, pelaksanaan CFD di kawasan Alun-Alun Lumajang selama ini telah menunjukkan dampak positif bagi pelaku usaha lokal. Tingginya aktivitas masyarakat di ruang publik tersebut membuka kesempatan bagi UMKM dan pedagang untuk memasarkan berbagai produk kepada pengunjung.

“Ruang publik yang produktif akan membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat. Karena itu, kami ingin menghadirkan destinasi-destinasi baru yang mampu mendukung aktivitas ekonomi masyarakat sekaligus menjadi ruang interaksi sosial yang nyaman,” ujarnya.

Pengembangan lokasi CFD baru, lanjutnya, bertujuan memperluas akses masyarakat terhadap ruang-ruang produktif yang dapat dimanfaatkan secara positif. Dengan semakin banyak titik aktivitas publik, peluang ekonomi yang tercipta juga diharapkan semakin merata.

Selain menyiapkan kawasan CFD baru, Pemkab Lumajang juga merancang penataan pedestrian di sepanjang Jalan PB Sudirman. Proyek tersebut ditujukan untuk meningkatkan kenyamanan pejalan kaki sekaligus menciptakan lingkungan perkotaan yang lebih ramah dan mudah diakses oleh masyarakat.

Kawasan yang tertata dan nyaman dinilai mampu meningkatkan intensitas kunjungan warga ke ruang publik. Kondisi tersebut pada akhirnya dapat mendorong tumbuhnya berbagai kegiatan ekonomi, sosial, maupun budaya yang memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan bahwa ekonomi Kabupaten Lumajang tumbuh 5,35 persen sepanjang tahun 2025. Pemerintah daerah memandang capaian tersebut perlu didukung dengan penyediaan ruang publik yang mampu memperkuat aktivitas ekonomi masyarakat di tingkat lokal.

Bunda Indah menegaskan bahwa pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan tidak hanya bergantung pada investasi dan pembangunan fisik, tetapi juga pada tersedianya ruang yang memberi kesempatan bagi masyarakat untuk berusaha, berjejaring, dan mengembangkan kreativitas.

Ia juga mengajak seluruh warga untuk menjaga kebersihan, keamanan, dan ketertiban fasilitas publik agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

Melalui pengembangan CFD baru dan penataan kawasan perkotaan yang lebih ramah masyarakat, Pemerintah Kabupaten Lumajang berharap ruang publik dapat menjadi pusat aktivitas yang mendukung kesejahteraan warga, memperkuat interaksi sosial, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan. (may)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *