400 Peserta Ikuti Edukasi Perlindungan Anak di Ruang Digital di Lumajang

0
400 Peserta Ikuti Edukasi Perlindungan Anak di Ruang Digital di Lumajang

LUMAJANG (mediacenterlumajang.com) – Perlindungan anak di ruang digital menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Lumajang melalui penguatan literasi digital dan edukasi kesehatan remaja. Sebanyak 400 peserta mengikuti kegiatan Deklarasi dan Edukasi Serentak tentang Pertumbuhan Anak di Ruang Digital secara luring dan daring di Aula SMK Muhammadiyah Lumajang, Kamis (22/10/2026).

Kegiatan ini melibatkan siswa-siswi SMK Muhammadiyah Lumajang, Komunitas Informasi Masyarakat (KIM), serta pengurus Tim Penggerak PKK se-Kabupaten Lumajang. Pelibatan berbagai unsur tersebut bertujuan memperluas penyebaran informasi agar edukasi tidak berhenti pada peserta kegiatan, tetapi juga menjangkau keluarga dan lingkungan masyarakat.

Perkembangan teknologi memberikan kemudahan bagi anak dan remaja untuk belajar serta memperoleh informasi. Namun, tanpa kemampuan memilah konten dan pendampingan yang memadai, ruang digital juga dapat menjadi tempat beredarnya informasi keliru dan materi yang tidak sesuai dengan usia anak.

Sekretaris Daerah Kabupaten Lumajang, Agus Triyono, menekankan pentingnya penggunaan teknologi secara bijak, aman, dan bertanggung jawab. Ia mengingatkan masyarakat agar membiasakan diri memeriksa informasi serta memanfaatkan kanal resmi pemerintah untuk memperoleh informasi yang dapat dipertanggungjawabkan.

Keluarga dan Sekolah Berperan dalam Perlindungan Anak

Menurut Agus, perlindungan anak di ruang digital tidak dapat hanya mengandalkan pemerintah. Orang tua perlu mendampingi aktivitas digital anak dan membangun komunikasi terbuka, sementara sekolah berperan membekali siswa dengan pengetahuan tentang penggunaan teknologi secara aman.

Masyarakat juga memiliki peran dalam menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak. Karena itu, kolaborasi antara keluarga, sekolah, pemerintah, dan komunitas diperlukan agar edukasi digital dapat diterapkan secara berkelanjutan.

Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Lumajang, Joko Sri Mardiyanto, berharap peserta mampu menjadi penyambung informasi yang benar dan bermanfaat. Ia menilai pengetahuan yang diperoleh perlu diteruskan kepada masyarakat agar dampak edukasi semakin luas.

Wakil Kepala Sekolah SMK Muhammadiyah Lumajang, Dhara Ayu Prasetyorini, turut mengapresiasi kegiatan tersebut dan berharap edukasi serupa dapat terus dilaksanakan.

Edukasi Remaja Mencakup Kesehatan Reproduksi

Selain literasi digital, kegiatan ini membahas kesehatan reproduksi remaja, bahaya pernikahan dini, dan pencegahan stunting. Materi tersebut diharapkan membantu generasi muda memahami pentingnya menjaga kesehatan, melanjutkan pendidikan, serta mempersiapkan masa depan.

Pranata Humas Diskominfo Lumajang, Hendri Setyawan, menyampaikan materi tentang bijak menggunakan media sosial. Sementara itu, materi kesehatan reproduksi remaja disampaikan Lulik Sulifa Dewi, Penanggung Jawab Program Usia Produktif pada Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Lumajang.

Agus juga mendorong KIM, TP PKK, dan kader Posyandu memperkuat penyebaran informasi sesuai peran masing-masing. KIM diharapkan membantu masyarakat memperoleh informasi yang benar, TP PKK memperluas edukasi melalui keluarga, dan kader Posyandu mendukung penyampaian informasi kesehatan ibu dan anak.

Melalui kegiatan ini, Pemkab Lumajang berharap literasi digital dan pemahaman kesehatan remaja semakin kuat. Penerapan pengetahuan dalam kehidupan sehari-hari menjadi langkah penting untuk mendukung lingkungan yang lebih aman bagi anak sekaligus membekali generasi muda menghadapi tantangan di era digital. (may)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *