Ringankan Beban Orang Tua, Pemkab Lumajang Tambah Rute Angkutan Pelajar Gratis

0
Ringankan Beban Orang Tua, Pemkab Lumajang Tambah Rute Angkutan Pelajar Gratis

LUMAJANG (mediacenterlumajang.com) – Pemerintah Kabupaten Lumajang berkomitmen memperluas jangkauan fasilitas sosial di sektor pendidikan. Langkah nyata ini diwujudkan melalui rencana penambahan rute baru layanan angkutan pelajar gratis guna memangkas pengeluaran harian untuk biaya transportasi yang selama ini ditanggung oleh orang tua murid.

Saat ini, fasilitas angkutan gratis tersebut sudah beroperasi secara aktif di sejumlah koridor. Namun, untuk mengakomodasi tingginya mobilitas siswa dari wilayah selatan yang menempuh pendidikan di kawasan kota, pemerintah daerah memutuskan untuk memperluas jaringan trayeknya.

Rencana strategis ini dipaparkan langsung oleh Bupati Lumajang, Indah Amperawati, usai memimpin jalannya rapat staf di Kantor Bupati Lumajang, Jumat (12/6/2026). Bupati yang akrab disapa Bunda Indah ini menjelaskan bahwa akses transportasi yang aman dan ramah kantong adalah hak dasar yang wajib dipenuhi negara untuk menyokong kelancaran belajar generasi muda.

“Program ini kami hadirkan untuk membantu masyarakat sekaligus memberikan kemudahan akses transportasi bagi para pelajar,” jelas Bunda Indah dalam keterangan resminya.

Rincian Dua Rute Tambahan Baru

Berdasarkan hasil pemetaan kebutuhan di lapangan, Pemkab Lumajang akan membuka dua jalur interkoneksi baru yang menghubungkan wilayah kecamatan penyangga dengan pusat pendidikan kota. Dua rute prioritas tersebut meliputi:

  • Rute Pasirian – Lumajang (Pulang-Pergi)

  • Rute Tempeh – Lumajang (Pulang-Pergi)

Hadirnya dua rute baru ini diharapkan dapat menjadi solusi konkret bagi para siswa agar bisa berangkat dan pulang sekolah dengan tepat waktu, nyaman, serta terhindar dari risiko kecelakaan lalu lintas di jalan raya akibat berkendara sendiri.

Bunda Indah menambahkan bahwa dampak domino dari program angkutan gratis ini akan langsung dirasakan pada pos keuangan dapur keluarga. Dengan mengalihkan biaya ongkos angkutan umum atau bensin harian anak ke fasilitas gratis dari pemda, orang tua bisa mengalokasikan dana tersebut untuk kebutuhan pendidikan lain yang lebih mendesak, seperti membeli buku atau pemenuhan gizi anak.

Melalui perluasan layanan transportasi publik ramah anak ini, Pemkab Lumajang berharap angka putus sekolah akibat kendala biaya akomodasi dapat ditekan hingga nol persen. Pemda berkomitmen untuk terus meningkatkan mutu pelayanan dan armada angkutan agar para pelajar di Lumajang bisa lebih fokus, tenang, dan bersemangat dalam menuntut ilmu demi masa depan daerah. (may)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *