Garap Ratusan Kilometer Jalan, Pemkab Lumajang Kebut Pemerataan Infrastruktur Desa

0
Garap Ratusan Kilometer Jalan, Pemkab Lumajang Kebut Pemerataan Infrastruktur Desa

LUMAJANG (mediacenterlumajang.com) – Pemerintah Kabupaten Lumajang menempatkan akselerasi pembangunan infrastruktur sebagai program prioritas untuk mendongkrak konektivitas antarwilayah dan memicu pertumbuhan ekonomi dari tingkat desa. Langkah ini diambil untuk memastikan seluruh masyarakat mendapatkan akses fasilitas publik yang merata dan memotong biaya logistik hasil bumi.

Komitmen tersebut dipaparkan langsung oleh Bupati Lumajang, Indah Amperawati, saat menyampaikan Jawaban Pemerintah atas Pandangan Umum Fraksi terhadap Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran (TA) 2025. Nota jawaban ini dibacakan dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Lumajang, Senin (15/6/2026).

Bupati yang akrab disapa Bunda Indah ini menjelaskan bahwa proyek pengerjaan fasilitas umum tidak boleh hanya dilihat sebagai pembangunan fisik semata. Infrastruktur yang mapan merupakan urat nadi pergerakan ekonomi rakyat yang berkorelasi langsung pada tingkat kesejahteraan warga.

“Infrastruktur yang baik menjadi salah satu fondasi penting dalam pembangunan daerah. Karena itu, pemerintah daerah terus melakukan penanganan secara bertahap berdasarkan kebutuhan masyarakat, tingkat prioritas, serta kemampuan anggaran daerah,” terang Bunda Indah di hadapan jajaran legislatif.

Target Perbaikan Jalan Kabupaten

Berdasarkan data teknis terbaru, tingkat kemantapan jalan kabupaten di wilayah Lumajang saat ini sudah menyentuh angka 78,23 persen. Meskipun persentase tersebut terhitung tinggi, pemda menegaskan tidak akan mengendurkan volume perbaikan di lapangan.

Dari total bentang jalan kabupaten sepanjang 1.090,37 kilometer, Pemkab Lumajang mencatat masih ada sekitar 237,37 kilometer ruas jalan yang berkondisi rusak atau kurang mantap. Sisa jalur inilah yang akan digarap secara simultan dan berkala dengan menyesuaikan pos kapasitas fiskal daerah.

Dukungan Sektor Agraria: Irigasi dan Jalan Tani

Selain fokus pada pengaspalan jalan poros, kebijakan anggaran Pemkab Lumajang pada tahun 2026 ini juga diarahkan untuk memperkuat sektor pertanian yang menjadi mata pencaharian mayoritas warga. Dua proyek padat karya yang siap dieksekusi tahun ini meliputi:

  • Jaringan Irigasi Modern: Pembangunan infrastruktur pengairan di 9 lokasi strategis untuk menjamin pasokan air ke sawah-sawah petani saat musim kemarau.

  • Jalan Usaha Tani (JUT): Pembukaan dan pengerasan akses jalan produksi di 21 lokasi guna mempermudah pengangkutan pupuk serta mobilisasi hasil panen.

Bunda Indah optimistis bahwa interkoneksi yang kuat antara jalan raya yang mulus dan fasilitas pertanian yang memadai akan otomatis memangkas ketimpangan pendapatan antarkecamatan. Pemkab Lumajang berkomitmen agar setiap rupiah yang dialokasikan dalam APBD mampu memberikan dampak instan bagi kemudahan mobilitas harian dan produktivitas ekonomi masyarakat secara berkelanjutan. (may)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *