Longsor Terjang Dua Rumah di Pronojiwo Lumajang, BPBD dan Warga Bersihkan Material

0
Longsor Terjang Dua Rumah di Pronojiwo Lumajang, BPBD dan Warga Bersihkan Material

LUMAJANG (mediacenterlumajang.com) – Dua rumah warga di Dusun Jonggrang, Desa Tamanayu, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang, mengalami kerusakan setelah tertimpa material tanah longsor pada Sabtu (31/10/2026).

Menyikapi kejadian tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lumajang bersama TNI, pemerintah desa, Tim Reaksi Cepat (TRC) Bencana Pronojiwo dan Tamanayu, serta masyarakat setempat langsung melakukan penanganan di lokasi.

Upaya penanganan difokuskan pada evakuasi dan pembersihan material tanah yang masuk ke bagian rumah warga. Selain mengatasi dampak fisik akibat longsor, petugas juga memberikan perhatian terhadap kebutuhan masyarakat yang terdampak melalui penyaluran bantuan logistik.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Lumajang, Isnugroho, mengatakan bahwa penanganan dilakukan secara bersama-sama dengan melibatkan berbagai unsur agar proses pembersihan material dapat berjalan lebih cepat.

“Penanganan kami fokuskan pada evakuasi dan pembersihan material longsor bersama unsur terkait dan masyarakat setempat. Kami juga terus memperhatikan kebutuhan warga yang terdampak agar proses penanganan dapat berjalan dengan baik,” ujar Isnugroho.

Hujan Deras Picu Longsor di Kawasan Permukiman

Peristiwa tanah longsor tersebut diduga dipicu hujan berintensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kecamatan Pronojiwo sejak Jumat (30/10/2026) siang hingga malam hari. Kondisi geografis kawasan yang berada di wilayah pegunungan turut menjadi faktor kerawanan, terutama karena beberapa rumah warga berada berdekatan dengan tebing.

Berdasarkan hasil pendataan sementara, terdapat dua rumah yang mengalami kerusakan akibat tertimpa material longsor.

Rumah milik Imron Rosadi mengalami kerusakan pada sejumlah bagian, meliputi dapur, kamar belakang, kamar mandi, dan gudang. Bagian-bagian tersebut terdampak material tanah yang masuk dan menimbun area bangunan.

Sementara itu, rumah milik Wardi mengalami kerusakan pada bagian dapur. Material longsor juga masuk hingga ke ruang tengah rumah.

Dari hasil perkiraan di lapangan, titik longsoran memiliki panjang sekitar delapan meter dengan ketinggian mencapai 10 meter. Kondisi tersebut menunjukkan besarnya material tanah yang harus ditangani agar area permukiman dapat kembali dibersihkan.

BPBD Salurkan Bantuan untuk Dua Rumah Terdampak

Selain melakukan penanganan fisik, BPBD Kabupaten Lumajang turut menyalurkan bantuan logistik guna membantu memenuhi kebutuhan warga setelah kejadian longsor.

Bantuan yang diberikan meliputi satu dus makanan tambahan gizi, satu dus lauk pauk, satu paket makanan siap saji, dua selimut, empat terpal, dua paket bantuan sandang pria, dua paket perlengkapan makanan, dua paket kebersihan, serta dua paket alat masak.

Penyaluran bantuan tersebut menjadi bagian dari upaya pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat yang rumahnya mengalami kerusakan akibat bencana.

Isnugroho menegaskan bahwa penanganan dilakukan melalui koordinasi berbagai pihak, mulai dari petugas kebencanaan, unsur TNI, pemerintah desa, hingga masyarakat sekitar. Kolaborasi tersebut diperlukan untuk mempercepat proses pembersihan sekaligus memastikan warga terdampak memperoleh perhatian.

Keterlibatan masyarakat dalam penanganan bencana juga menjadi bentuk gotong royong di tengah kondisi darurat. Dengan kerja sama lintas unsur, penanganan dampak longsor di Dusun Jonggrang diharapkan dapat berlangsung lebih efektif sehingga warga dapat segera memperoleh kembali kondisi lingkungan tempat tinggal yang lebih aman. (may)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *