Posyandu Kini untuk Semua Usia, Ketua TP PKK Lumajang Ajak Warga Aktif Manfaatkan Layanan Kesehatan
LUMAJANG (mediacenterlumajang.com) – Pemerintah Kabupaten Lumajang terus mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam memanfaatkan keberadaan Pos Layanan Terpadu (Posyandu) sebagai sarana deteksi dini berbagai potensi masalah kesehatan. Langkah preventif ini dinilai sangat krusial agar warga dapat menjangkau layanan kesehatan dasar secara berkala, efisien, dan berkesinambungan.
Pesan edukatif tersebut disampaikan langsung oleh Ketua TP PKK Kabupaten Lumajang, Dewi Natalia Yudha Adji Kusuma, saat membuka resmi Gerakan Aktivasi Posyandu yang berpusat di Kecamatan Sumbersuko, Rabu (22/7/2026).
Dalam arahannya, Dewi Natalia menegaskan bahwa konsep Posyandu saat ini telah mengalami transformasi paradigmatik. Posyandu tidak lagi semata-mata diidentikkan sebagai tempat penimbangan balita dan pemberian PMT (Pemberian Makanan Tambahan), melainkan telah terintegrasi sebagai pusat pelayanan kesehatan primer berbasis siklus kehidupan.
“Posyandu saat ini telah bertransformasi. Kita ingin masyarakat memahami bahwa Posyandu bukan hanya tempat menimbang balita, tetapi menjadi pusat pelayanan kesehatan dasar yang melayani seluruh siklus kehidupan. Dengan demikian, setiap warga memiliki akses layanan kesehatan yang lebih mudah, dekat, dan berkesinambungan,” terang Dewi Natalia.
Layanan terpadu ini kini mencakup intervensi kesehatan bagi ibu hamil, bayi, balita, kelompok remaja, usia produktif, hingga warga lanjut usia (lansia).
Melalui aktivasi layanan di tingkat tapak ini, deteksi risiko kesehatan—seperti pencegahan dan akselerasi penurunan angka stunting, pemenuhan imunisasi dasar lengkap, serta pemantauan penyakit tidak menular (PTM)—dapat dipetakan lebih awal.
Dengan makin meratanya kesadaran warga memanfaatkan Posyandu di tingkat desa dan dusun, Pemkab Lumajang optimistis dapat membangun budaya hidup sehat mandiri sekaligus membentuk fondasi generasi daerah yang lebih tangguh dan berkualitas di masa depan. (may)
