BRIN: Lumajang Harus Dimulai dari Desa untuk Menjadi Daerah Inovatif
LUMAJANG (mediacenterlumajang.com) – Pembangunan daerah yang inovatif perlu dimulai dari tingkat desa. Penguatan inovasi berbasis potensi lokal dinilai menjadi fondasi penting untuk mewujudkan Kabupaten Lumajang yang lebih maju, adaptif, dan memiliki daya saing.
Pandangan tersebut disampaikan Peneliti Utama Pusat Riset Politik Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Siti Zuhro, saat menjadi narasumber dalam Semeru Corpu Lumajang Series 6 di Kantor Bupati Lumajang, Jumat (3/7/2026).
Menurut Siti Zuhro, kemajuan sebuah kabupaten tidak dapat dilepaskan dari kemampuan desa-desa dalam mengembangkan inovasi sesuai karakteristik dan potensi wilayah masing-masing.
“Jika ingin Lumajang menjadi kabupaten inovatif, maka desa-desa juga harus menjadi desa yang inovatif. Pembangunan desa akan lebih optimal apabila didukung kepemimpinan yang mampu menjadi penggerak perubahan,” ujarnya.
Kepemimpinan dan Potensi Lokal Menjadi Faktor Utama
Siti Zuhro menjelaskan bahwa keberhasilan pembangunan daerah tidak semata-mata ditentukan oleh banyaknya program yang dijalankan pemerintah. Yang lebih penting adalah kemampuan mengelola sumber daya dan potensi lokal sehingga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Karena itu, menurutnya, inovasi harus menjadi budaya dalam penyelenggaraan pemerintahan, mulai dari tingkat desa hingga kabupaten. Budaya tersebut perlu didukung tata kelola pemerintahan yang adaptif, kolaboratif, serta mampu merespons berbagai tantangan pembangunan.
Ia menilai kepemimpinan yang mampu mendorong perubahan juga menjadi faktor penting dalam mempercepat lahirnya berbagai inovasi di desa.
Inovasi Dorong Daya Saing dan Pelayanan Publik
Penerapan inovasi berbasis potensi lokal diharapkan mampu meningkatkan daya saing daerah sekaligus memperkuat perekonomian masyarakat.
Selain memberikan dampak terhadap pertumbuhan ekonomi, inovasi juga dinilai dapat meningkatkan kualitas pelayanan publik sehingga kebutuhan masyarakat dapat dipenuhi secara lebih efektif dan berkelanjutan.
Gagasan tersebut menjadi salah satu materi yang dibahas dalam Semeru Corpu Lumajang Series 6, forum pengembangan kompetensi aparatur sipil negara (ASN) yang digelar Pemerintah Kabupaten Lumajang.
Melalui kegiatan ini, para peserta memperoleh perspektif mengenai pentingnya menjadikan inovasi sebagai strategi pembangunan daerah yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat, sekaligus memperkuat kapasitas birokrasi dalam menghadapi dinamika pembangunan. (may)
