Kloter 98–101 Tiba di Pendopo, Bupati Lumajang Pantau 3 Jemaah Haji yang Masih Dirawat di Arab Saudi
LUMAJANG (mediacenterlumajang.com) – Suasana haru dan isolasi rindu mewarnai kawasan pusat pemerintahan Kabupaten Lumajang. Pemerintah Kabupaten Lumajang memastikan mayoritas jemaah haji gelombang akhir asal Bumi Semeru telah kembali mendarat di tanah air dengan selamat usai merampungkan seluruh rangkaian ibadah suci di Mekkah dan Madinah.
Prosesi pemulangan masif ini berlangsung secara bertahap sepanjang hari Sabtu (27/6/2026). Pendopo Arya Wiraraja menjadi titik pusat pemulangan dan pembongkaran koper jemaah. Berdasarkan juknis jadwal kedatangan resmi dari panitia daerah, pergerakan armada bus jemaah terbagi ke dalam empat gelombang utama:
-
Kloter 98: Tiba di pendopo pagi hari pukul 06.50 WIB.
-
Kloter 99: Menyusul mendarat di lokasi pada pukul 09.40 WIB.
-
Kloter 100: Tiba pasca-tengah hari tepat pukul 15.00 WIB.
-
Kloter 101: Menjadi rombongan penutup yang masuk pelataran pukul 17.05 WIB.
Bupati Lumajang, Indah Amperawati, hadir langsung menyambut kedatangan para tamu Allah tersebut bersama jajaran Forkopimda. Bupati yang akrab disapa Bunda Indah ini melayangkan rasa syukur mendalam karena prosesi pemulangan siber logistik ini berjalan tertib tanpa kendala teknis.
“Alhamdulillah, sebagian besar jemaah haji asal Lumajang telah kembali dengan selamat. Semoga seluruh jemaah menjadi haji yang mabrur dan membawa semangat kebaikan bagi keluarga maupun masyarakat,” ungkap Bunda Indah penuh khidmat.
Pantau 3 Jemaah Sakit dan Duka atas 2 Jemaah Wafat
Di balik momentum kebahagiaan kepulangan ini, Bunda Indah menegaskan bahwa komitmen pelayanan pemda tidak lantas terputus begitu jemaah menginjakkan kaki di pendopo. Pihaknya saat ini tengah memasifkan pemantauan siber sirkulasi data medis terhadap tiga jemaah haji asal Lumajang yang terpaksa tertunda pemulangannya karena masih harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit Arab Saudi.
Pemkab Lumajang terus membuka jalur koordinasi berkala dengan Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Pusat dan tim dokter Kementerian Kesehatan di Arab Saudi guna mengawal draf perkembangan kesehatan ketiga warga tersebut hingga dinyatakan laik terbang (fit to fly) kembali ke Indonesia.
Pada kesempatan yang sama, orang nomor satu di Lumajang ini juga menyampaikan rasa belasungkawa dan duka cita yang mendalam atas wafatnya dua jemaah haji asal Lumajang saat menunaikan rukun Islam kelima di Tanah Suci. Pemkab mendoakan agar dedikasi ibadah kedua almarhum diterima di sisi Allah SWT dan pihak keluarga inti diberikan keikhlasan serta ketabahan.
Apresiasi Kinerja Petugas dan Tim Medis Lapangan
Menutup prosesi penyambutan, Bunda Indah melayangkan apresiasi tertinggi kepada seluruh tim pemandu haji daerah (TPHD), nakes kloter, aparat keamanan gabungan, serta jajaran staf Kemenag Lumajang. Sinergi lintas sektoral yang kokoh dinilai menjadi kunci utama suksesnya manajemen pemberangkatan hingga pemulangan jemaah tahun ini.
Pemda mengajak seluruh lapisan masyarakat Lumajang untuk meluangkan doa bersama agar tiga jemaah yang tengah berjuang melawan sakit di Tanah Suci bisa segera diangkat penyakitnya, diberikan kesembuhan total, dan segera berkumpul kembali bersama keluarga di Kabupaten Lumajang dalam kondisi sehat walafiat. (may)
