Bukan Cuma Aspal Mulus, Pemkab Lumajang Sulap Jalan PB Sudirman Jadi Koridor Modern Ramah Pejalan Kaki

0
Bukan Cuma Aspal Mulus, Pemkab Lumajang Sulap Jalan PB Sudirman Jadi Koridor Modern Ramah Pejalan Kaki

LUMAJANG (mediacenterlumajang.com) – Wajah pusat Kota Lumajang bersiap mengalami transformasi besar pada tahun 2026. Pemerintah Kabupaten Lumajang tidak lagi sekadar berfokus pada proyek pengaspalan jalan biasa, melainkan mulai menggeser arah pembangunan infrastruktur urban menuju penciptaan ruang publik yang humanis, tertata, dan ramah bagi pejalan kaki.

Sektor utama yang menjadi target perombakan total ini adalah koridor strategis Jalan Panglima Besar (PB) Sudirman. Sebagai salah satu urat nadi transportasi dan perputaran ekonomi di pusat kota, kawasan ini akan ditata secara menyeluruh mulai dari aspek estetika, fasilitas pedestrian, hingga kerapian jaringan utilitas bawah tanah.

Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Lumajang, Heri Kurniawan, mengungkapkan bahwa proyek ini merupakan bagian dari cetak biru (blueprint) penataan kota modern yang mengutamakan kenyamanan warga.

“Penanganan yang dilakukan tidak hanya pengaspalan jalan, tetapi juga perbaikan pedestrian dan pembenahan utilitas agar kawasan ini menjadi lebih nyaman, tertata, dan representatif,” jelas Heri Kurniawan, Jumat (5/6/2026).

Pemantik Geliat Ekonomi Pusat Kota

Selain mengembalikan hak pejalan kaki melalui trotoar yang aman dan representatif, revitalisasi infrastruktur ini dirancang untuk memantik pertumbuhan sektor perdagangan dan jasa. Kawasan pedestrian yang bersih dan estetik dinilai memiliki daya tarik tinggi untuk mengundang kerumunan positif, yang secara otomatis akan berdampak pada omzet pelaku usaha di sepanjang koridor tersebut.

Eksekusi proyek skala besar ini melibatkan kerja sama lintas sektoral yang terintegrasi. Dinas PUTR menggandeng sejumlah instansi guna mengawal pasca-pembangunan, antara lain:

  • Dinas Lingkungan Hidup (DLH): Bertanggung jawab atas penghijauan, tata taman, dan estetika ruang terbuka hijau.

  • Diskopindag Lumajang: Mengatur regulasi dan zonasi agar pelaku UMKM lokal tetap mendapat ruang usaha tanpa mengganggu ketertiban.

  • Pihak Penyedia Utilitas: Melakukan pembenahan kabel-kabel jaringan agar tidak semrawut dan merusak pemandangan kota.

Heri menegaskan bahwa perubahan fisik Jalan PB Sudirman ini merupakan investasi jangka panjang untuk menaikkan daya saing Kabupaten Lumajang di tingkat regional. Koridor ini ditargetkan menjadi ikon baru kebanggaan masyarakat yang menyatukan fungsi mobilitas, ruang sosial, dan pusat bisnis yang sehat.

“Ini bukan sekadar perbaikan jalan, tetapi langkah transformasi wajah Kota Lumajang menuju kawasan perkotaan yang lebih tertata, nyaman, dan berdaya saing,” pungkasnya. (may)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *