Wifi Publik Gratis di Lumajang: Wujudkan Ngabuburit Produktif dan Bermakna di Bulan Ramadan
Maya Rahma 24/02/2026 0
Lumajang (mediacenterlumajang.com) – Bulan Ramadan di Kabupaten Lumajang kali ini menghadirkan nuansa yang lebih terkoneksi dan produktif. Di tengah keramaian pengunjung yang menunggu waktu berbuka puasa, fasilitas wifi publik gratis dari Pemerintah Kabupaten Lumajang menjadi alternatif bagi masyarakat untuk mengisi waktu ngabuburit dengan berbagai aktivitas positif secara daring.
Wifi gratis yang tersedia di empat titik strategis di sekitar alun-alun memungkinkan masyarakat mengakses internet dengan lancar. Jaringan yang stabil ini tidak hanya dinikmati oleh pelajar, pekerja, dan keluarga, tetapi juga membuka ruang bagi mereka untuk lebih produktif di ruang publik. Kini, ngabuburit bukan lagi sekadar berburu takjil atau bersantai, tetapi juga menjadi kesempatan untuk memperdalam ilmu agama, bekerja, atau belajar.
Sejumlah pengunjung yang terlihat menjelang Magrib memanfaatkan waktu tersebut untuk mengikuti kajian Ramadan melalui platform digital, membaca Al-Qur’an secara daring, mendengarkan murottal, atau menyimak tausiyah singkat. Aktivitas ini membuktikan bahwa teknologi bisa dimanfaatkan untuk mendukung kegiatan yang lebih bermanfaat dan bernilai ibadah.
Mustaqim, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Lumajang, menjelaskan bahwa penyediaan wifi publik gratis ini adalah bagian dari upaya pemerintah untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik serta memanfaatkan ruang terbuka secara positif. “Ramadan adalah momen yang tepat untuk mendorong penggunaan teknologi dalam kegiatan yang membangun karakter dan memperkuat nilai spiritual,” ungkap Mustaqim.
Fasilitas ini juga memberi manfaat besar bagi pelajar yang ingin menyelesaikan tugas sekolah atau mencari referensi pembelajaran, serta bagi pekerja yang tetap dapat menyelesaikan pekerjaan ringan dari ruang terbuka. “Dengan adanya wifi publik ini, ruang publik tidak hanya menjadi tempat berkumpul, tetapi juga menjadi ruang belajar dan berbagi pengetahuan yang inklusif untuk semua kalangan,” tambahnya.
Akses wifi gratis juga memberikan keuntungan bagi masyarakat dengan keterbatasan kuota internet. Mereka tetap dapat mengakses berbagai informasi dan konten edukatif selama bulan suci Ramadan, tanpa harus khawatir menghabiskan kuota pribadi.
Salah satu pengunjung, Siti Aisyah (39), mengungkapkan manfaat langsung dari fasilitas tersebut. Setiap kali datang ke alun-alun bersama anaknya untuk menunggu waktu berbuka, ia memanfaatkan wifi gratis untuk mengikuti kajian daring. “Dulu ngabuburit hanya jalan-jalan saja. Sekarang bisa ikut kajian online, dan anak saya juga bisa belajar. Waktu menunggu berbuka jadi lebih bermanfaat,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi fasilitas ini karena sangat membantu keluarga yang harus mengatur penggunaan kuota internet di rumah. Namun, Siti Aisyah mengingatkan agar masyarakat tetap menggunakan fasilitas tersebut dengan bijak dan menghindari aktivitas yang tidak produktif.
Pemerintah Kabupaten Lumajang berharap pemanfaatan teknologi yang sehat ini menjadi bagian dari budaya digital yang baik di masyarakat, terutama di bulan Ramadan yang identik dengan pengendalian diri dan peningkatan ibadah. Melalui fasilitas wifi publik gratis ini, waktu menunggu berbuka puasa kini menjadi momen yang lebih berarti, penuh refleksi, pembelajaran, dan peningkatan kualitas spiritual.
Dengan adanya fasilitas ini, Ramadan di Lumajang tidak hanya lebih terkoneksi, tetapi juga lebih produktif dan penuh kebersamaan dalam semangat berbagi dan meningkatkan kualitas ibadah. (may)
