Poktan Ngudi Makmur II Sidorejo Gelar Tasyakuran Panen Padi Sehat, Dorong Pertanian Berkelanjutan
Lumajang (mediacenterlumajang.com) – Kelompok Tani (Poktan) Ngudi Makmur II Desa Sidorejo, Kecamatan Rowokangkung, menggelar Tasyakuran Panen Padi Sehat sebagai bentuk syukur atas hasil panen sekaligus penguatan komitmen terhadap pertanian berkelanjutan, Sabtu (31/01/2026).
Kegiatan ini dihadiri Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Lumajang Retno, jajaran Forkopimcam Rowokangkung, Kepala Desa Sidorejo, Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Rowokangkung, serta mitra swasta PT Indofast Agro Nusantara.
Dalam sambutannya, Retno menegaskan praktik pertanian sehat menjadi strategi untuk menjaga produktivitas lahan sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani.
“Pertanian yang ramah lingkungan dan berkelanjutan tidak hanya berdampak pada hasil panen, tetapi juga menjaga kualitas tanah untuk generasi berikutnya. Pemerintah daerah terus mendorong petani agar menerapkan inovasi yang tepat guna dan sesuai kaidah pertanian sehat,” ujarnya.
Pada kesempatan itu, petani dikenalkan pada pemanfaatan pupuk hayati sebagai bagian dari budidaya ramah lingkungan. Inovasi tersebut dinilai membantu memperbaiki struktur tanah, meningkatkan ketersediaan unsur hara, dan mendukung pertumbuhan tanaman lebih optimal.
Ketua Poktan Ngudi Makmur II menyebut penerapan pertanian sehat berdampak positif terhadap hasil produksi padi kelompoknya.
“Alhamdulillah, hasil panen tahun ini cukup menggembirakan. Kami merasakan perbaikan kondisi tanaman dan tanah, sehingga ke depan kami optimistis produktivitas bisa terus meningkat,” ungkapnya.
Salah satu anggota kelompok, Suyono, berharap praktik pertanian sehat terus dikembangkan di Desa Sidorejo.
“Kami merasa terbantu dengan pendampingan dan inovasi yang ada. Harapannya, pertanian kami semakin maju dan penghasilan petani ikut meningkat,” tuturnya.
Melalui kegiatan tersebut, Poktan Ngudi Makmur II bersama pemerintah daerah dan mitra terkait menyatakan komitmen memperkuat sinergi untuk mewujudkan pertanian yang produktif, ramah lingkungan, dan berkelanjutan guna mendukung ketahanan pangan di Kabupaten Lumajang. (may)
