Pemkab Lumajang Perkuat Mitigasi Bencana Semeru lewat Program Benteng Mitigasi

0
Pemkab Lumajang Perkuat Mitigasi Bencana Semeru lewat Program Benteng Mitigasi

Lumajang (mediacenterlumajang.com) – Pemerintah Kabupaten Lumajang memperkuat mitigasi bencana erupsi Gunung Semeru melalui peningkatan edukasi dan pemberdayaan masyarakat di wilayah rawan bencana.

Penguatan mitigasi tersebut mengemuka dalam audiensi Pemkab Lumajang bersama Yayasan Megamind Project dan Yayasan Indonesia Indah Foundation (IIF) yang memperkenalkan program Benteng Mitigasi Bencana Indonesia, di Ruang Kertanegara Kantor Bappeda Kabupaten Lumajang, Kamis (29/1/2026).

Audiensi dipimpin Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Lumajang, Hari Susiati. Ia menegaskan edukasi kebencanaan penting mengingat Gunung Semeru hampir setiap tahun mengalami erupsi.

“Karena Gunung Semeru hampir setiap tahun mengalami erupsi, dibutuhkan edukasi dan pemberdayaan masyarakat bagi warga di wilayah yang kerap terdampak,” ujarnya.

Founder Megamind Project, Yuri Romero Hurtado, menyampaikan bahwa Lumajang menjadi lokasi pilot project program tersebut karena kawasan Semeru memiliki potensi bencana yang berulang.

“Pilot project program ini dilaksanakan di Kabupaten Lumajang, tepatnya di kawasan rawan bencana Gunung Semeru. Ini adalah bentuk respons nyata terhadap potensi bencana yang terjadi hampir setiap tahun,” katanya.

Salah satu program yang akan dijalankan adalah Museum Keliling yang menyasar desa rawan bencana, khususnya di Kecamatan Candipuro dan Pronojiwo, sebagai media pembelajaran kebencanaan yang interaktif. Program ini juga diperkuat penelitian bersama Universitas Brawijaya serta capacity building untuk menyiapkan penggerak mitigasi dari komunitas dan pemuda Karang Taruna desa.

Rangkaian museum keliling dijadwalkan berlangsung mulai April hingga Juli 2026 dan akan dilengkapi dengan pendidikan mitigasi bencana di sekolah-sekolah.

Hari Susiati menekankan program mitigasi membutuhkan kerja bersama lintas sektor agar efektif dan berkelanjutan.

“Program ini menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk mewujudkan mitigasi bencana yang efektif dan berkelanjutan,” jelasnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Yayasan Megamind Project dan Yayasan IIF.

“Terima kasih atas perhatiannya kepada Kabupaten Lumajang. Semoga program ini membantu mengurangi dampak bencana secara berkelanjutan di Kabupaten Lumajang,” harapnya. (may)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *