Pemkab Lumajang Fasilitasi Pengobatan Balita Kelainan Jantung ke Luar Negeri
LUMAJANG (mediacenterlumajang.com) – Pemerintah Kabupaten Lumajang memberikan perhatian khusus terhadap penanganan medis Layla Safira Arga Dinata, balita berusia 21 bulan asal Desa Selok Anyar, Kecamatan Pasirian, yang mengidap kelainan jantung bawaan. Saat ini, pihak keluarga tengah mempersiapkan keberangkatan untuk menjalani pengobatan lanjutan di luar negeri.
Langkah ini diambil setelah tindakan medis awal yang dilakukan di dalam negeri masih membutuhkan penanganan lebih spesifik. Bupati Lumajang, Indah Amperawati, meninjau langsung kondisi balita yang akrab disapa Adek Lala tersebut pada Jumat (27/2/2026) guna memastikan seluruh kesiapan logistik dan pendampingan keluarga berjalan optimal.
Sinergi Pemerintah dan Komunitas Sosial
Dalam kunjungan tersebut, Bupati yang akrab disapa Bunda Indah ini menggandeng komunitas sosial Adventure Makelar Surga (AMS). Kolaborasi ini bertujuan untuk mengawal proses administrasi dan kebutuhan akomodasi selama keluarga berada di luar negeri.
Bunda Indah menegaskan bahwa negara hadir untuk memastikan warganya, terutama anak-anak dengan kondisi kesehatan kritis, tidak berjuang sendirian dalam mengakses layanan kesehatan terbaik.
“Kami ingin memastikan keluarga tidak berjalan sendiri. Pemerintah daerah bersama berbagai pihak akan terus berupaya memberikan dukungan agar proses pengobatan dapat terlaksana dengan baik,” tegasnya.
Fokus pada Kesembuhan dan Dukungan Moril
Selain bantuan teknis, kunjungan ini dimaksudkan untuk memberikan kekuatan psikologis bagi orang tua Layla. Mengingat pengobatan jantung bawaan membutuhkan proses panjang dan biaya yang tidak sedikit, dukungan lintas elemen masyarakat terus digalang.
Bupati menyampaikan rasa prihatin sekaligus optimisme agar proses rujukan internasional ini membuahkan hasil positif bagi tumbuh kembang Layla.
“Kami menyampaikan keprihatinan sekaligus dukungan untuk kesembuhan Adek Lala. Semoga seluruh proses pengobatan berjalan lancar dan Adek Lala dapat tumbuh sehat seperti anak-anak lainnya,” ujar Bunda Indah.
Ia juga berpesan kepada pihak keluarga agar tetap tegar selama mendampingi buah hati mereka di masa perawatan intensif nanti.
“Yang terpenting adalah ikhtiar dan doa. Kita berharap yang terbaik, dan semoga setiap langkah yang dijalani membawa hasil yang baik bagi kesembuhan Adek Lala,” tambahnya.
Komitmen SDM Sejak Dini
Upaya jemput bola yang dilakukan Pemkab Lumajang ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang dalam meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM). Intervensi kesehatan pada usia dini, terutama pada kasus penyakit berat, menjadi prioritas agar hak hidup dan tumbuh kembang anak-anak di Lumajang tetap terjamin.
Melalui pendekatan kolaboratif antara pemerintah, komunitas, dan warga, diharapkan kendala akses kesehatan bagi masyarakat kurang mampu dapat teratasi secara cepat dan tepat sasaran. (may)
