Pemkab Lumajang Dukung Pembentukan Paguyuban Penjaga Sekolah
Lumajang (mediacenterlumajang.com) – Pemerintah Kabupaten Lumajang mendukung rencana pembentukan paguyuban penjaga sekolah jenjang SD hingga SMP sebagai upaya memperkuat koordinasi dan meningkatkan kualitas layanan pendukung pendidikan.
Dukungan tersebut disampaikan Bupati Lumajang saat menerima audiensi perwakilan penjaga sekolah bersama Wakil Bupati Lumajang di Ruang Mahameru Kantor Bupati Lumajang, Senin (26/1/2026).
Pembentukan paguyuban ini diproyeksikan menjadi wadah resmi yang terstruktur dari tingkat kecamatan hingga kabupaten. Melalui forum tersebut, penjaga sekolah diharapkan memiliki saluran komunikasi yang jelas untuk menyampaikan aspirasi, berbagi informasi, serta membangun sinergi dengan pemerintah daerah.
Bupati Lumajang menegaskan bahwa penjaga sekolah memiliki peran strategis dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan tertib, sebagai fondasi berlangsungnya proses belajar mengajar yang berkualitas.
“Lingkungan sekolah yang tertib dan kondusif sangat menentukan kualitas pembelajaran. Penjaga sekolah berperan menjaga keteraturan itu setiap hari. Karena itu, penguatan komunikasi melalui paguyuban merupakan langkah positif untuk meningkatkan kualitas layanan pendidikan secara menyeluruh,” ujar Bupati.
Menurutnya, keberadaan paguyuban juga akan memudahkan pemerintah daerah dalam memetakan kondisi lapangan secara lebih cepat dan akurat, sehingga berbagai persoalan dapat ditangani secara terarah.
“Selama dikelola dengan tertib dan profesional, pemerintah daerah siap mendukung. Paguyuban ini dapat menjadi mitra strategis dalam menjaga kualitas layanan pendidikan di Lumajang,” imbuhnya.
Sementara itu, perwakilan penjaga sekolah dari Kecamatan Tempeh, Wahid, menyampaikan bahwa selama ini komunikasi antarpenjaga sekolah masih bersifat informal. Ia berharap paguyuban dapat menjadi forum resmi yang memperkuat koordinasi lintas sekolah dan wilayah.
“Melalui paguyuban, kami berharap dapat saling bertukar pengalaman, menyatukan pandangan, serta menyampaikan masukan secara lebih terorganisasi kepada pemerintah daerah,” ungkapnya.
Wakil Bupati Lumajang, Yudha Adji Kusuma, menilai paguyuban penjaga sekolah dapat berperan sebagai jembatan komunikasi antara unsur pendukung pendidikan dan pemerintah daerah.
“Paguyuban ini bisa menjadi jembatan komunikasi yang baik antara penjaga sekolah dan pemerintah daerah. Koordinasi yang kuat akan berdampak pada meningkatnya kualitas pelayanan pendidikan,” ujarnya.
Dukungan serupa juga disampaikan Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lumajang, Patria Dwi Hastiadi. Ia menilai paguyuban akan memperkuat sistem pembinaan serta memudahkan koordinasi langsung dengan penjaga sekolah di tingkat satuan pendidikan.
Sebagai tindak lanjut, para penjaga sekolah sepakat memulai pembentukan paguyuban sebagai proyek percontohan dengan agenda pertemuan rutin setiap bulan. Struktur kepengurusan akan segera disusun agar organisasi berjalan tertib dan berkelanjutan.
Pembentukan paguyuban ini diharapkan mampu memperkuat peran penjaga sekolah sebagai unsur pendukung pendidikan serta mendorong terciptanya lingkungan sekolah yang aman dan kondusif di Kabupaten Lumajang. (may)
