Pantauan Harga Sembako Lumajang Jelang Ramadan: Beras dan Daging Naik Bertahap, Gula Turun

0
Pantauan Harga Sembako Lumajang Jelang Ramadan: Beras dan Daging Naik Bertahap, Gula Turun

LUMAJANG (mediacenterlumajang.com) – Pergerakan harga kebutuhan pokok di Kabupaten Lumajang menjelang Ramadan 2026 terpantau masih terkendali. Kenaikan pada sejumlah komoditas terjadi bertahap dan belum mengarah pada lonjakan, seiring pasokan yang dinilai masih mencukupi di tingkat pasar.

Data pemantauan yang bersumber dari Sistem Informasi Ketersediaan dan Perkembangan Harga Bahan Pokok Provinsi Jawa Timur mencatat kondisi harga di tiga titik, yakni Pasar Baru Lumajang, Pasar Sukodono, dan Pasar Pasirian. Perbandingan harga periode 6 Februari dan 13 Februari 2026 menunjukkan perubahan moderat pada sebagian besar barang kebutuhan.

Pada kelompok beras, harga mengalami penyesuaian terbatas. Beras premium bergerak dari Rp14.333 per kilogram menjadi Rp14.879 per kilogram. Sementara beras medium naik dari Rp11.700 per kilogram menjadi Rp12.858 per kilogram. Kenaikan ini terjadi di tengah meningkatnya kebutuhan rumah tangga menjelang bulan puasa.

Berbeda dengan beras, harga gula kristal putih justru turun. Dari Rp17.000 per kilogram pada 6 Februari, menjadi Rp16.475 per kilogram pada 13 Februari. Penurunan ini mengindikasikan distribusi yang masih berjalan lancar di pasaran.

Komoditas minyak goreng menunjukkan variasi pergerakan. Minyak goreng curah berada di Rp18.808 per kilogram, naik dari Rp17.000 per kilogram. Untuk minyak goreng kemasan premium tercatat Rp20.623 per liter, sedangkan Minyakita cenderung stabil di kisaran Rp16.190 per liter.

Pada bahan pangan hewani, harga daging sapi tercatat Rp118.289 per kilogram, meningkat dari Rp110.000 per kilogram. Daging ayam ras berada di Rp39.465 per kilogram. Sementara itu, ayam kampung justru turun menjadi Rp67.727 per ekor. Untuk telur, harga telur ayam ras relatif stabil di sekitar Rp29.255 per kilogram, sedangkan telur ayam kampung tercatat Rp45.952 per kilogram.

Komoditas hortikultura juga cenderung bergerak dalam rentang wajar. Cabai merah keriting turun menjadi Rp31.491 per kilogram, sedangkan cabai rawit merah tercatat Rp82.720 per kilogram. Adapun bawang merah dan bawang putih relatif stabil di kisaran Rp36.115 per kilogram dan Rp32.274 per kilogram.

Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (Diskopindag) Kabupaten Lumajang, Muhammad Ridha, menyatakan pemerintah daerah terus melakukan pengawasan pasar untuk menjaga keseimbangan harga dan ketersediaan barang.

“Pergerakan harga yang terjadi masih dalam batas wajar. Kami terus memantau pasokan dan distribusi agar kebutuhan masyarakat menjelang Ramadan tetap tercukupi,” ujarnya.

Ia menambahkan, pemantauan dilakukan secara rutin agar perubahan harga tidak mengganggu daya beli masyarakat dan tetap memberi kepastian bagi pelaku usaha.

“Langkah ini menjadi bagian dari upaya menjaga daya beli masyarakat sekaligus memberikan kepastian bagi pedagang dan konsumen,” tambahnya.

Secara keseluruhan, perkembangan harga bahan pokok di Lumajang menjelang Ramadan belum menunjukkan tekanan besar. Pemerintah daerah mengimbau masyarakat tetap berbelanja secara bijak dan terencana, sambil memastikan distribusi dan pasokan terus terjaga di pasar. (may)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *