Lumajang Mantapkan Ekspansi Proklim: 51 Lokasi Aktif, Pembinaan Berjenjang Jadi Penopang

0
Lumajang Mantapkan Ekspansi Proklim: 51 Lokasi Aktif, Pembinaan Berjenjang Jadi Penopang

Lumajang (mediacenterlumajang.com) – Pemerintah Kabupaten Lumajang menegaskan konsistensi pelaksanaan Program Kampung Iklim (Proklim) dengan strategi yang berpijak pada pembinaan berjenjang dan data terukur. Hingga 2025, tercatat 51 lokasi Proklim aktif tersebar di 18 kecamatan, mencerminkan perluasan yang terencana dan berdampak.

Komposisi capaian meliputi empat lokasi kategori Lestari, enam lokasi kategori Utama Trophy, tiga puluh satu lokasi kategori Utama Sertifikat, enam lokasi kategori Madya, serta tujuh lokasi lain yang menunggu publikasi resmi dari Kementerian Lingkungan Hidup. Peta ini memperlihatkan pemerataan pertumbuhan dan penguatan kualitas di tingkat desa dan kelurahan.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Lumajang, Hertutik, menekankan pentingnya kesinambungan pembinaan sebagai fondasi.

“Capaian 51 lokasi Proklim ini bukan sekadar angka, melainkan bukti bahwa sistem pembinaan kami berjalan stabil, berjenjang, dan berdampak nyata. Setiap desa dan kelurahan yang terlibat memperoleh pendampingan teknis, dukungan kelembagaan, dan arahan yang jelas agar aksi adaptasi dan mitigasi benar-benar memberikan manfaat bagi warga,” tegasnya di sela acara Penyerahan Penghargaan Proklim 2025 di Ballroom Hotel Grand Sahid, Jakarta Pusat, Senin (1/12/2025).

DLH Lumajang menyebut keberhasilan ini tidak lepas dari kemampuan mereplikasi model Proklim pada lokasi baru. Dengan kerangka kerja terdokumentasi dan indikator kinerja terukur, partisipasi warga kian meluas, sementara ketahanan lingkungan diperkuat secara sistematis.

Pendekatan berbasis data membuat Proklim di Lumajang bergerak dari sekadar program menjadi praktik kolektif masyarakat. Inisiatif pengelolaan air, penghijauan, efisiensi energi rumah tangga, hingga pengurangan risiko bencana dijalankan sebagai rutinitas, mendorong kesiapsiagaan warga menghadapi cuaca ekstrem sekaligus menguatkan manfaat sosial-ekonomi.

Hertutik menegaskan bahwa capaian ini menjadi modal strategis untuk tantangan iklim ke depan.

“Kami terus mendorong setiap lokasi Proklim untuk mempertahankan kualitas, memperluas jejaring, dan meningkatkan kapasitas adaptasi masyarakat agar manfaatnya tidak hanya jangka pendek, tetapi berkelanjutan,” imbuhnya.

Pada saat yang sama, DLH Lumajang memandang pola pembinaan berjenjang beserta standar dokumentasi, mekanisme pendampingan, dan evaluasi berkala sebagai elemen yang bisa direplikasi daerah lain sesuai konteks lokal.

Boks | Apa itu Proklim?

  • Program Kampung Iklim (Proklim) adalah inisiatif nasional untuk mendorong aksi mitigasi dan adaptasi perubahan iklim berbasis komunitas.

  • Kegiatan umumnya mencakup pengelolaan sampah, konservasi air, penghijauan, efisiensi energi, ketahanan pangan, serta pengurangan risiko bencana.

  • Penilaian dilakukan berjenjang, antara lain kategori Madya, Utama Sertifikat, Utama Trophy, dan Lestari.

  • Tujuan akhirnya adalah meningkatkan ketahanan masyarakat terhadap dampak perubahan iklim melalui kolaborasi pemerintah, warga, dan pemangku kepentingan lokal.

(may)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *