Bunda Indah: Pembangunan Sejati Ukur Kemandirian Masyarakat, Bukan Sekadar Fisik!
Lumajang (mediacenterlumajang.com) – Bupati Lumajang, Indah Amperawati, menekankan bahwa keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari pembangunan fisik semata, melainkan dari kemampuan masyarakat untuk mandiri. Penegasan ini disampaikan saat memimpin kegiatan Graduasi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) di Kecamatan Tekung, Rabu (29/10/2025).
Bunda Indah, sapaan akrabnya, menyatakan bahwa graduasi KPM PKH adalah bukti nyata bahwa masyarakat Lumajang siap mengambil langkah lebih mandiri. “Pembangunan sejati adalah ketika masyarakat mampu memanfaatkan potensi diri dan lingkungannya untuk meningkatkan kesejahteraan,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, sejumlah keluarga penerima manfaat (KPM) PKH berhasil menunjukkan kemandirian ekonomi melalui usaha produktif di bidang ekonomi lokal. Mereka sukses mengelola usaha kecil, mengembangkan keterampilan, dan berpartisipasi aktif dalam kegiatan komunitas.
Wakil Bupati Lumajang, Yudha Adji Kusuma, menambahkan bahwa pembangunan berkelanjutan harus memprioritaskan manusia sebagai pusatnya.
“Infrastruktur penting, namun keberhasilan pembangunan terlihat ketika masyarakat mampu berdikari dan terus berkembang,” jelas Mas Yudha.
Koordinator SDM Pendamping PKH Kecamatan Tekung, Siti Khotijah, mengungkapkan bahwa keluarga pasca-graduasi kini mengelola usaha mikro yang beragam, seperti olahan makanan dan kerajinan lokal. Perubahan positif ini menunjukkan bahwa program pemberdayaan sosial mampu menumbuhkan kemandirian dan produktivitas masyarakat.
Bunda Indah secara simbolis menyerahkan bantuan berupa sembako kepada keluarga yang berhasil mandiri sebagai bentuk apresiasi atas kerja keras mereka. Ia berharap, keberhasilan ini dapat menjadi inspirasi bagi warga lain untuk terus mengembangkan diri dan lingkungannya.
“Pembangunan yang sejati bukan hanya tentang infrastruktur, tapi tentang bagaimana masyarakat bisa memanfaatkan peluang untuk hidup lebih baik dan mandiri,” tegas Bunda Indah.
Pendampingan berkelanjutan dari aparatur desa, camat, dan pendamping PKH menjadi salah satu kunci keberhasilan. Dengan dukungan yang tepat, keluarga yang lulus dari PKH dapat terus produktif dan berkontribusi pada perkembangan lingkungan sekitarnya.
Melalui semangat Lumajang Amanah, Manusiawi dan Berkeadilan (AMAN), Pemerintah Kabupaten Lumajang menegaskan komitmennya untuk membangun masyarakat yang produktif, berdaya, dan berpartisipasi aktif dalam pembangunan daerah. (may)
