200 Siswa Kurang Mampu di Ranuyoso Terima Tas dan Alat Tulis Sekolah

0
200 Siswa Kurang Mampu di Ranuyoso Terima Tas dan Alat Tulis Sekolah

Lumajang (mediacenterlumajang.com) – Sebanyak 200 siswa dari keluarga kurang mampu di Kecamatan Ranuyoso menerima bantuan tas dan alat tulis untuk menunjang kegiatan belajar. Bantuan tersebut menjangkau 20 SD dan MI, menjadi bagian dari penyaluran 1.000 paket perlengkapan sekolah yang disiapkan Yayasan Peduli Anak Bangsa (Y-PAB) Kabupaten Lumajang untuk lima kecamatan.

Penyerahan bantuan di Ranuyoso dipusatkan di SDN Wates Wetan 02, Rabu (16/9/2026), dan dihadiri Bupati Lumajang Indah Amperawati.

Bagi keluarga dengan kemampuan ekonomi terbatas, kebutuhan pendidikan tidak hanya berkaitan dengan biaya sekolah. Pengeluaran untuk tas, buku, alat tulis, seragam, dan kebutuhan pendukung lainnya tetap menjadi bagian dari beban rumah tangga yang harus dipenuhi agar anak dapat mengikuti kegiatan belajar dengan layak.

Di Ranuyoso, bantuan tersebut didistribusikan kepada siswa dari 20 sekolah, antara lain SDN Ranuyoso 03, SDN Tegalbangsri 01, sejumlah SD di Wates Wetan, Ranubedali, Wates Kulon, Wonoayu, Alun-alun, Jenggrong dan Penawungan, serta beberapa madrasah ibtidaiyah di wilayah kecamatan tersebut.

Indah mengapresiasi dukungan Y-PAB karena bantuan perlengkapan sekolah dinilai dapat membantu mengurangi sebagian pengeluaran keluarga sekaligus memberi dukungan moral kepada anak.

“Kami sangat berterima kasih kepada Y-PAB yang sudah peduli kepada anak-anak Lumajang, khususnya mereka yang berasal dari keluarga kurang mampu. Bantuan seperti ini sangat berarti karena dapat meringankan beban orang tua sekaligus memberikan semangat kepada anak-anak untuk terus belajar,” ujarnya.

Perlengkapan Sederhana, tetapi Penting untuk Aktivitas Belajar

Tas dan alat tulis memang bukan satu-satunya faktor yang menentukan keberhasilan pendidikan. Namun, ketersediaan perlengkapan dasar tetap penting agar siswa dapat mengikuti kegiatan belajar sehari-hari dengan lebih nyaman.

Indah juga meminta para penerima tidak menjadikan kondisi ekonomi keluarga sebagai alasan untuk kehilangan kepercayaan diri.

“Untuk anak-anak, teruslah belajar dan jangan minder dengan keadaan. Kalian memiliki kesempatan yang sama untuk meraih cita-cita. Gunakan bantuan ini dengan baik dan tetap semangat bersekolah,” pesannya.

Program tersebut sekaligus menunjukkan bahwa dukungan pendidikan tidak seluruhnya harus bersumber dari pemerintah. Yayasan, masyarakat, dunia usaha, dan kelompok sosial juga dapat mengambil peran dalam memenuhi kebutuhan anak dari keluarga rentan.

Dampak & Poin Penting Bagi Warga

  • Sebanyak 200 siswa di Kecamatan Ranuyoso menerima bantuan tas dan alat tulis.
  • Penerima tersebar di 20 SD dan MI, sehingga bantuan tidak terkonsentrasi pada satu sekolah.
  • Program Y-PAB menyiapkan total 1.000 paket untuk siswa kurang mampu di lima kecamatan di Kabupaten Lumajang.
  • Bantuan dapat mengurangi sebagian pengeluaran keluarga untuk kebutuhan pendidikan dasar.
  • Manfaatnya tidak hanya bersifat material, tetapi juga memberi dukungan moral agar anak tetap percaya diri mengikuti kegiatan sekolah.
  • Kolaborasi dengan yayasan dan unsur masyarakat memperluas jangkauan bantuan, terutama bagi keluarga yang membutuhkan.

Bagi keluarga penerima, satu paket tas dan alat tulis mungkin tidak menyelesaikan seluruh kebutuhan pendidikan. Namun, bantuan tersebut dapat mengurangi salah satu komponen pengeluaran sekaligus memastikan anak memiliki perlengkapan yang memadai untuk belajar.

Dengan keterlibatan lebih banyak pihak, dukungan terhadap pendidikan anak dari keluarga kurang mampu dapat menjangkau lebih luas dan tidak berhenti hanya pada bantuan biaya sekolah. (may)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *