Pelajar Asal Sawaran Kulon Raih Bronze Medal di Malaysia, Bawa Nama Lumajang ke Ajang Internasional

0
Pelajar Asal Sawaran Kulon Raih Bronze Medal di Malaysia, Bawa Nama Lumajang ke Ajang Internasional

Lumajang (mediacenterlumajang.com) – Pelajar asal Desa Sawaran Kulon, Kecamatan Kedungjajang, Kabupaten Lumajang, Aisyah Putri Syahrani, berhasil membawa pulang dua penghargaan dari kompetisi internasional di Malaysia. Siswi SMA Negeri 1 Lumajang itu bersama lima anggota timnya meraih Bronze Medal sekaligus Favorite Poster dalam ajang 3rd ISS yang berlangsung di Universitas Putra Malaysia (UPM CEM).

Prestasi tersebut membawa Aisyah berhadapan dengan lingkungan kompetisi yang lebih luas dari kesehariannya sebagai pelajar di Lumajang. Ia tidak hanya mempresentasikan karya bersama tim, tetapi juga memperoleh kesempatan bertemu peserta dari berbagai sekolah dan perguruan tinggi.

Bagi Aisyah, medali perunggu yang diperoleh bukan menjadi titik akhir. Penghargaan tersebut justru ingin dijadikan modal untuk meningkatkan kemampuan dan mengejar hasil yang lebih tinggi pada kompetisi berikutnya.

“Harapan saya pribadi, medali ini bukan akhir tapi awal. Semoga ke depan saya bisa terus konsisten berlatih dan bisa naik level hingga meraih Gold Medal. Saya juga berharap kemenangan ini bisa menjadi motivasi bagi teman-teman di SMAN 1 Lumajang untuk tidak takut bermimpi dan berani berprestasi,” ujar Aisyah, Jumat (18/9/2026).

Keberhasilan itu sekaligus menunjukkan bahwa akses menuju kompetisi di luar negeri tidak hanya terbuka bagi pelajar yang berasal dari kota besar. Dari Sawaran Kulon, Aisyah mampu membawa karya bersama tim hingga memperoleh pengakuan di Malaysia.

Kompetisi Jadi Ruang Bertukar Gagasan dan Pengalaman

Pengalaman mengikuti ajang internasional juga memberi Aisyah kesempatan memperluas jejaring dan wawasan. Ia bertemu peserta dengan latar belakang pendidikan yang beragam, mulai dari siswa SMA hingga mahasiswa.

Beberapa peserta yang disebutnya berasal dari President University, Universitas Syiah Kuala, Universitas Teuku Umar, Universitas Gorontalo, SMA Negeri 5 Surabaya, SMA Garuda Cendekia, serta MAN 2 Kota Batam.

“Saya sangat senang mengikuti lomba ini karena membuka cakrawala berpikir saya,” ungkapnya.

Pertemuan dengan peserta dari berbagai institusi membuat kompetisi tidak semata menjadi arena perebutan medali. Bagi pelajar, kegiatan semacam ini juga dapat menjadi ruang untuk menguji gagasan, melihat kualitas karya peserta lain, dan membangun keberanian tampil di lingkungan baru.

Dampak & Poin Penting Bagi Pelajar Lumajang

  • Aisyah bersama lima anggota tim meraih Bronze Medal dan Favorite Poster dalam 3rd ISS di Malaysia.
  • Prestasi tersebut menunjukkan pelajar dari wilayah desa juga memiliki peluang tampil di kompetisi internasional.
  • Pengalaman kompetisi memperluas wawasan, karena peserta dapat bertemu dan bertukar gagasan dengan siswa maupun mahasiswa dari berbagai institusi.
  • Aisyah menargetkan peningkatan prestasi, termasuk mengejar Gold Medal pada kesempatan berikutnya.
  • Capaian ini dapat menjadi referensi bagi pelajar lain agar lebih berani mengikuti lomba, mengembangkan karya, dan menguji kemampuan di luar lingkungan sekolah.

Aisyah berharap pencapaiannya tidak berhenti sebagai prestasi pribadi. Ia ingin pengalaman tersebut ikut mendorong siswa lain di SMAN 1 Lumajang untuk berani mencoba peluang kompetisi yang lebih luas.

“Harapannya semoga prestasi ini bisa membawa nama baik sekolah di kancah yang lebih luas dan menjadi penyemangat untuk terus mengharumkan nama Lumajang,” katanya.

Pemerintah Desa Sawaran Kulon bersama masyarakat turut menyampaikan apresiasi kepada Aisyah dan tim. Dari desa tersebut, perjalanan seorang pelajar kini mencapai panggung kompetisi di Malaysia—menunjukkan bahwa keberanian mengembangkan kemampuan dapat membuka ruang berprestasi jauh melampaui batas daerah. (may)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *