Gunakan Dana Desa Rp110 Juta, Perpustakaan Harapan Bunda Yosowilangun Kidul Resmi Diresmikan Bupati

0
Gunakan Dana Desa Rp110 Juta, Perpustakaan Harapan Bunda Yosowilangun Kidul Resmi Diresmikan Bupati

LUMAJANG (mediacenterlumajang.com) – Akses terhadap bahan bacaan dan ruang belajar inklusif di tingkat perdesaan kini semakin mudah dijangkau warga Kecamatan Yosowilangun. Bupati Lumajang Indah Amperawati (Bunda Indah) secara resmi meresmikan Gedung Perpustakaan Desa “Harapan Bunda” yang berlokasi di Desa Yosowilangun Kidul, Kabupaten Lumajang, Rabu (26/8/2026).

Pembangunan fasilitas literasi publik berukuran 5 x 6,5 meter ini direalisasikan secara bertahap dengan memanfaatkan pengalokasian Dana Desa (DD) beranggaran total Rp110 juta.

Secara rinci, pembangunan tahap awal telah bergulir pada tahun 2025 dengan alokasi Rp68 juta, kemudian dilanjutkan pada tahap penyelesaian fisik di tahun 2026 sebesar Rp42 juta.

Bunda Indah menegaskan bahwa keberadaan fasilitas literasi perdesaan tidak boleh berhenti pada penyelesaian bangunan fisik belaka, melainkan harus diimbangi dengan program edukatif yang menghidupkan minat baca anak-anak.

“Perpustakaan ini jangan hanya menjadi gedung. Saya berharap benar-benar dimanfaatkan masyarakat, terutama anak-anak. Jadikan tempat ini sebagai ruang untuk belajar, membaca, dan menambah pengetahuan,” ujar Bunda Indah di sela-sela peninjauan.

Investasi SDM Desa dan Transformasi Menjadi Pusat Kegiatan Kreatif

Pemerintah Kabupaten Lumajang mendorong agar pengelolaan perpustakaan desa tidak lagi kaku dengan hanya berfokus pada transaksi peminjaman buku manual. Pengelola karang taruna dan aparatur desa diminta mentransformasikan ruang tersebut menjadi pusat inkubasi keterampilan, kelas belajar digital, hingga ruang diskusi warga.

Langkah ini dipandang sebagai bentuk investasi jangka panjang dalam mencetak kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) desa yang adaptif dan berdaya saing sejak dini.

“Pembangunan seperti ini sangat penting. Karena yang kita bangun bukan hanya infrastrukturnya, tetapi juga manusianya. Kalau fasilitasnya sudah ada, mari kita hidupkan bersama,” tegas Bunda Indah.

Kolaborasi antara orang tua, tenaga pendidik, dan pemerintah desa menjadi kunci utama agar Perpustakaan Harapan Bunda dapat tumbuh sebagai ruang publik yang dinamis bagi seluruh lapisan masyarakat.

Dampak & Poin Penting Bagi Warga:

  • Peningkatan Akses Literasi Gratis: Anak-anak dan pelajar di Desa Yosowilangun Kidul mendapatkan akses gratis terhadap bahan bacaan berkualitas dan ruang belajar yang aman.

  • Pusat Kegiatan Kreatif Warga: Fasilitas perpustakaan dapat dimanfaatkan untuk pelatihan keterampilan, diskusi kelompok tani/UMKM, hingga kelas literasi digital.

  • Pemanfaatan Transparan Dana Desa: Menjadi bukti konkret alokasi Dana Desa (DD) yang menyasar pemenuhan kebutuhan SDM dan pendidikan karakter warga.

  • Pendampingan Budaya Membaca Keluarga: Memudahkan para orang tua untuk mendampingi tumbuh kembang anak melalui kegiatan membaca dan belajar bersama di lingkungan tempat tinggal.

(may)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *