Lepas Rombongan PCNU ke Jombang, Bupati Lumajang Titip Perluasan Ekonomi Warga di Muktamar ke-35
LUMAJANG (mediacenterlumajang.com) – Partisipasi Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Lumajang dalam ajang Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama tidak sekadar diposisikan sebagai pemenuhan agenda rutin organisasi. Lebih dari itu, ajang musyawarah tertinggi warga Nahdliyin ini dimanfaatkan sebagai momentum strategis untuk membawa isu-isu lokal dan aspirasi masyarakat Lumajang ke panggung nasional.
Muktamar ke-35 NU dijadwalkan berlangsung di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, pada 27–31 Agustus 2026. Forum lima tahunan ini bakal menentukan arah kebijakan keagamaan, kemasyarakatan, pemberdayaan ekonomi, serta struktur kepemimpinan organisasi untuk periode lima tahun mendatang.
Bupati Lumajang Indah Amperawati (Bunda Indah) secara resmi menyampaikan dukungan penuh pemerintah daerah atas keberangkatan jajaran pengurus dan utusan dari Lumajang.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Lumajang, kami mendoakan agar Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama berjalan dengan baik dan sukses. Mudah-mudahan seluruh rangkaian kegiatan diberikan kelancaran dan menghasilkan keputusan terbaik,” kata Bunda Indah, Senin (24/8/2026).
Titip Isu Pendidikan Pesantren dan Penguatan Ekonomi Akar Rumput
Keikutsertaan PCNU Lumajang dipandang sangat krusial mengingat jaringan Nahdlatul Ulama di wilayah ini mengakar hingga tingkat dusun. Pemerintah daerah berharap rekomendasi yang dilahirkan dalam forum Muktamar dapat menjawab problem riil di tingkat daerah, seperti penguatan modal sosial, pengembangan pendidikan madrasah/pesantren, hingga kemandirian ekonomi umat.
Kehadiran utusan daerah juga memperkuat sinergi antara ulama dan umara (pemerintah) yang selama ini menjadi pondasi menjaga keamanan dan toleransi di Lumajang.
“Kami berharap apapun keputusan yang dihasilkan dalam Muktamar nanti bisa memberikan manfaat bagi masyarakat. Semoga rombongan dari Lumajang juga dapat berperan aktif dan membawa aspirasi yang baik,” tambah Bunda Indah.
Guna memaksimal peran dalam tiap komisi sidang Muktamar, PCNU Lumajang memberangkatkan rombongan yang terdiri dari 4 peserta inti pengutus suara serta sekitar 40 peserta peninjau dan pendamping. Rombongan ini membawa misi membawa poin-poin masukan penting dari akar rumput Lumajang untuk ditransformasikan menjadi program nasional organisasi.
Dampak & Poin Penting Bagi Warga:
-
Penyaluran Aspirasi Lokal: Isu pendidikan non-formal, kesejahteraan guru ngaji, dan pemberdayaan ekonomi warga Lumajang mendapat panggung pembahasan dalam skala nasional.
-
Penguatan Sinergi Daerah: Keputusan Muktamar akan dijadikan panduan bagi PCNU Lumajang dalam menyusun program kerja sosial yang sejalan dengan prioritas pembangunan daerah.
-
Perluasan Jaringan Ekonomi Umat: Membuka peluang kerja sama antar-lembaga keagamaan dan badan usaha NU untuk mendorong produk-produk UMKM lokal Lumajang ke pasar yang lebih luas.
-
Menjaga Iklim Sosial Sejuk: Konsolidasi organisasi di tingkat pusat berdampak positif pada terjaganya iklim kemasyarakatan yang toleran, rukun, dan damai di tingkat desa.
(may)
