Lantik Nur Aisyah Berlian Jadi Direktur PERUMDAM Tirta Mahameru, Bupati Minta Pelayanan Air Bersih Harus Cepat dan Profesional

0
Lantik Nur Aisyah Berlian Jadi Direktur PERUMDAM Tirta Mahameru, Bupati Minta Pelayanan Air Bersih Harus Cepat dan Profesional

LUMAJANG (mediacenterlumajang.com) – Peningkatan kualitas penyaluran jaminan air bersih kepada seluruh lapisan masyarakat diposisikan sebagai target prioritas utama yang harus terus diakselerasi oleh Perusahaan Umum Daerah Air Minum (PERUMDAM) Tirta Mahameru Kabupaten Lumajang.

Otoritas pemerintah daerah menegaskan bahwa setiap gerak estafet pergantian pucuk pimpinan di tubuh badan usaha milik daerah (BUMD) wajib berimplikasi langsung pada lahirnya model pelayanan publik yang jauh lebih responsif, tangkas, profesional, dan berpihak penuh pada kepuasan para pelanggan.

Prinsip kerja makro tersebut ditegaskan secara lugas oleh Bupati Lumajang, Indah Amperawati, saat memimpin prosesi pengambilan sumpah dan pelantikan Nur Aisyah Berlian sebagai Direktur Utama PERUMDAM Tirta Mahameru Kabupaten Lumajang untuk masa jabatan periode tahun 2026–2031.

Agenda pelantikan resmi ini diselenggarakan secara khidmat di Kantor Pusat PERUMDAM Tirta Mahameru, Senin (29/6/2026).

Bupati yang akrab dengan sapaan Bunda Indah ini memaparkan bahwa komoditas air bersih merupakan hak fundamental dan kebutuhan dasar paling vital bagi kelangsungan hidup warga. Oleh sebab itu, efektivitas jaminan pasokan dan perbaikan mutu infrastruktur jaringan perpipaan harus dikurasi menjadi fokus kerja utama dari segenap jajaran direksi serta staf perusahaan.

“Saya berharap Ibu Direktur dapat membawa PERUMDAM Tirta Mahameru menjadi perusahaan daerah yang semakin sehat, profesional, dan mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Mari kita bangun manajemen yang kuat, transparan, dan berorientasi pada kepuasan pelanggan,” tutur Bunda Indah di sela-sela agenda pelantikan.

Mengikis Budaya Kerja Monoton di Lingkungan Kerja BUMD

Bunda Indah menggarisbawahi bahwa tuntutan masyarakat era digital terhadap keandalan distribusi air kian tinggi. Hal ini menuntut adanya reformasi mentalitas birokrasi internal di tubuh PERUMDAM. Setiap personel teknis maupun administratif diimbau keras untuk menanggalkan pola pikir kuno yang bekerja sekadar menggugurkan kewajiban rutin tanpa adanya inovasi.

Guna mewujudkan tata kelola perusahaan yang sehat (Good Corporate Governance), bupati menitipkan sejumlah juknis instruksi bagi jajaran kepemimpinan yang baru:

  • Respons Keluhan Pelanggan: Mengembangkan sistem siber pelaporan yang mampu mengeksekusi kendala teknis (seperti kebocoran pipa atau air keruh) secara instan.

  • Transparansi Manajemen: Menata rantai operasional keuangan secara terbuka, akuntabel, dan bebas dari praktik pungutan liar.

  • Efektivitas Struktur Organisasi: Memperkuat jalinan koordinasi antar-divisi agar tidak tercipta sekat ego sektoral dalam pelayanan lapangan.

Menjawab Kebutuhan Air Bersih Masa Depan

Pemerintah Kabupaten Lumajang menaruh harapan besar agar di bawah nahkoda kepemimpinan Nur Aisyah Berlian, PERUMDAM Tirta Mahameru mampu melahirkan berbagai terobosan teknologi sanitasi yang mutakhir. Perluasan cakupan jaringan pipa distribusi ke wilayah-wilayah rawan kekeringan di pinggiran Lumajang harus segera dipetakan dalam draf rencana strategis jangka panjang korporasi.

Lewat kematangan manajemen baru ini, pemkab optimistis tingkat kepercayaan siber publik terhadap kinerja perusahaan plat merah ini akan terus terkerek naik, sekaligus menjadi motor penggerak penyedia fasilitas umum yang andal demi menopang tingkat derajat kesehatan dan produktivitas ekonomi sirkular seluruh masyarakat Lumajang secara berkelanjutan. (may)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *