Mengenal Kambing Senduro, Kambing Unggulan Lumajang Penghasil Daging dan Susu
Lumajang (mediacenterlumajang.com) – Indonesia memiliki kekayaan sumber daya genetik ternak yang sangat beragam. Salah satu aset berharga tersebut adalah Kambing Senduro, ternak lokal unggulan yang berasal dari Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.
Tidak hanya menjadi kebanggaan masyarakat setempat, Kambing Senduro juga telah mendapatkan pengakuan resmi dari pemerintah sebagai plasma nutfah Indonesia yang harus dilestarikan.
Saat ini, populasi Kambing Senduro mencapai sekitar 57.756 ekor yang tersebar di Kecamatan Senduro dan Pasrujambe. Jumlah tersebut menunjukkan bahwa kambing ini memiliki peran penting dalam mendukung perekonomian masyarakat, terutama bagi para peternak di kawasan lereng Gunung Semeru.
Pengakuan Resmi sebagai Plasma Nutfah Indonesia
Kambing Senduro telah ditetapkan sebagai galur ternak lokal melalui Keputusan Menteri Pertanian Republik Indonesia Nomor 1055 Tahun 2014 tentang Penetapan Galur Kambing Senduro. Selain itu, melalui Keputusan Menteri Pertanian Nomor 474 Tahun 2016, Kabupaten Lumajang juga ditetapkan sebagai wilayah sumber bibit Kambing Senduro.
Pengakuan tersebut menegaskan bahwa Kambing Senduro memiliki nilai strategis dalam pengembangan peternakan nasional sekaligus menjadi kekayaan genetik bangsa yang wajib dijaga keberadaannya.
Sejarah Kambing Senduro
Sejarah Kambing Senduro tidak lepas dari perjalanan panjang masyarakat Lumajang. Menurut cerita yang berkembang di kalangan peternak, kambing ini berawal dari bantuan ternak yang diberikan pada masa awal kemerdekaan Indonesia. Dalam perkembangannya, masyarakat melakukan seleksi dan persilangan secara alami hingga menghasilkan kambing dengan karakteristik khas yang dikenal saat ini.
Kambing Senduro merupakan hasil kombinasi genetik antara kambing Etawa, kambing Menggolo atau Benggala, dan kambing kacang lokal. Proses tersebut berlangsung selama puluhan tahun hingga menghasilkan galur yang memiliki keunggulan fisik dan produktivitas tinggi.
Karakteristik Khas Kambing Senduro
Salah satu keunggulan utama Kambing Senduro terletak pada penampilannya yang mudah dikenali. Ciri-ciri utama kambing ini antara lain:
- Warna bulu dominan putih.
- Kepala berbentuk cembung.
- Telinga panjang menjuntai.
- Kambing jantan umumnya memiliki jenggot.
- Bulu panjang pada bagian leher dan pinggul.
- Punggung relatif lurus dengan sedikit lengkungan di bagian tengah.
- Ekor pendek.
- Ambing kambing betina berbentuk botol atau kendi.
Selain memiliki ciri fisik yang unik, Kambing Senduro juga dikenal memiliki ukuran tubuh yang besar. Kambing jantan dewasa dapat mencapai bobot hingga 120 kilogram, menjadikannya salah satu kambing pedaging unggulan di Indonesia.
Tiga Potensi Ekonomi Kambing Senduro
Kambing Senduro memiliki tiga potensi utama yang membuatnya bernilai tinggi bagi peternak.
1. Penghasil Daging Berkualitas
Dengan postur tubuh yang besar dan pertumbuhan yang baik, Kambing Senduro menjadi pilihan utama sebagai kambing pedaging. Bobot jantan dewasa yang dapat mencapai 120 kilogram memberikan keuntungan ekonomi yang menjanjikan bagi peternak.
2. Produksi Susu
Selain sebagai penghasil daging, kambing betina yang sedang laktasi mampu menghasilkan susu rata-rata 1,3 hingga 1,5 liter per hari. Potensi ini membuka peluang usaha susu kambing yang terus berkembang seiring meningkatnya permintaan pasar.
3. Kambing Seni dan Kontes
Keindahan fisik Kambing Senduro menjadikannya memiliki nilai estetika tinggi. Tidak sedikit kambing unggulan yang diikutsertakan dalam kontes dan pameran ternak. Bahkan, harga kambing juara dapat mencapai nilai yang jauh lebih tinggi dibanding kambing biasa.
Pentingnya Pelestarian Kambing Senduro
Di tengah masuknya berbagai jenis ternak unggul dari luar daerah maupun luar negeri, pelestarian Kambing Senduro menjadi sangat penting. Kehilangan plasma nutfah lokal berarti kehilangan salah satu warisan genetik bangsa yang tidak dapat tergantikan.
Selain mendukung ketahanan pangan nasional, keberadaan Kambing Senduro juga berkontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat dan pelestarian budaya peternakan yang telah berkembang selama beberapa generasi di Lumajang.
Kesimpulan
Kambing Senduro merupakan salah satu kekayaan genetik terbaik yang dimiliki Indonesia. Berasal dari Kabupaten Lumajang, kambing ini memiliki keunggulan sebagai penghasil daging, susu, sekaligus kambing seni dengan nilai ekonomi tinggi. Dengan populasi yang mencapai puluhan ribu ekor dan pengakuan resmi sebagai plasma nutfah nasional, Kambing Senduro layak menjadi ikon peternakan Indonesia yang terus dijaga dan dikembangkan untuk generasi mendatang.
Bagi Kabupaten Lumajang, Kambing Senduro bukan sekadar ternak, melainkan warisan berharga yang mencerminkan kekayaan hayati, budaya, dan potensi ekonomi daerah. (may)
Baca juga: Pemkab Lumajang Selamatkan Ratusan Ternak dari Erupsi Semeru, Roda Ekonomi Warga Terus Berputar
