Bulog Rapel Bantuan Pangan di Sumberwuluh Lumajang, 1.425 Keluarga Dapat Beras 20 Kg dan Minyak 4 Liter

0
Bulog Rapel Bantuan Pangan di Sumberwuluh Lumajang, 1.425 Keluarga Dapat Beras 20 Kg dan Minyak 4 Liter

LUMAJANG (mediacenterlumajang.com) – Sebanyak 1.425 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, menerima rapelan bantuan pangan untuk alokasi bulan Februari dan Maret 2026. Proses distribusi komoditas pangan pokok ini dipusatkan di Balai Desa Sumberwuluh, Selasa (9/6/2026).

Guna mengantisipasi penumpukan antrean mengingat jumlah penerima yang menembus seribu kepala keluarga, Pemerintah Desa Sumberwuluh menerapkan skema kedatangan terjadwal berbasis wilayah dusun. Langkah taktis ini terbukti ampuh mempercepat proses verifikasi data sekaligus menjaga kenyamanan warga selama mengantre sejak pagi hari.

Pada penyaluran rapelan kali ini, setiap keluarga berhak membawa pulang paket pangan seberat:

  • Beras Sehat: 20 Kilogram (akumulasi 10 kg per bulan).

  • Minyak Goreng: 4 Liter (akumulasi 2 liter per bulan).

Verifikasi Ketat Dokumen Kependudukan

Perum Bulog bersama petugas lapangan menerapkan sistem verifikasi berlapis untuk menjamin akurasi distribusi. Setiap warga diwajibkan membawa dan menunjukkan dokumen kependudukan asli berupa Kartu Tanda Penduduk (KTP) serta Kartu Keluarga (KK) guna dicocokkan dengan manifes data terpadu kesejahteraan sosial.

Kepala Desa Sumberwuluh memaparkan bahwa pengerahan penuh perangkat desa, yang didukung oleh personel TNI dan Polri, menjadi kunci utama lancarnya agenda sosial ini.

“Kami membagi jadwal kedatangan per dusun agar tidak terjadi penumpukan di lokasi. Alhamdulillah, berkat kerja sama seluruh pihak, mulai dari petugas Bulog, perangkat desa, Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan masyarakat, kegiatan penyaluran berjalan tertib dan lancar,” jelas Kepala Desa Sumberwuluh.

Pengamanan Humanis Ramah Lansia

Aparat teritorial yang bertugas di lapangan tidak hanya berfokus pada aspek kondusivitas keamanan. Babinsa Desa Sumberwuluh, Koptu Nurhadi, bersama Bhabinkamtibmas setempat tampak menerapkan pengawalan humanis dengan memberikan antrean prioritas khusus bagi warga lanjut usia (lansia) serta kelompok rentan.

Koptu Nurhadi bahkan beberapa kali turun tangan langsung membantu mengangkat karung beras milik warga lansia yang kesulitan membawa barang bawaannya menuju kendaraan.

“Sudah menjadi tugas dan kewajiban kami sebagai Babinsa untuk selalu hadir di tengah masyarakat, terlebih dalam kegiatan sosial seperti ini. Kami ingin memastikan hak masyarakat dapat tersalurkan dengan baik tanpa kendala maupun gangguan keamanan,” tegas Koptu Nurhadi.

Penyaluran bantuan pangan instan ini mendapat respons positif dari warga setempat. Suntikan komoditas pokok dalam jumlah besar ini dinilai sangat efektif meredam kepanikan pasar serta menjaga stabilitas daya beli dapur keluarga di tengah fluktuasi harga pangan yang dinamis. (may)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *