Penduduk Indonesia Tembus 288 Juta Jiwa, Usia Produktif Capai 69%
Jakarta (mediacenterlumajang.com) – Jumlah penduduk Indonesia terus mengalami pertumbuhan signifikan. Data Kependudukan Bersih (DKB) Semester II 2025 yang dirilis Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri mencatat total 288.315.089 jiwa per 31 Desember 2025, meningkat 1,62 juta jiwa dibanding semester I 2025.
Pertumbuhan ini sejalan dengan tren tiga tahun terakhir, yang dipengaruhi kombinasi kelahiran dan migrasi internal. Beberapa catatan penting dari data Dukcapil:
-
Juni 2024: 282.480.000 jiwa (+1,75 juta dari Des 2023)
-
Juni 2025: 286.693.693 jiwa (+4,21 juta dari Jun 2024)
-
Desember 2025: 288.315.089 jiwa (+1,62 juta dari Jun 2025)
Dari total populasi, penduduk laki-laki lebih banyak dibanding perempuan, masing-masing 145,5 juta dan 142,8 juta jiwa. Sementara itu, kelompok usia produktif (15–64 tahun) mencapai 69,03 persen, atau sekitar 199 juta jiwa, menunjukkan potensi besar dalam kegiatan ekonomi dan pembangunan nasional.
“Jadi, kalau dulu kita menyebut jumlah penduduk Indonesia seperti nyanyian Rhoma Irama ‘seratus dua puluh lima juta penduduk’, sekarang jumlahnya sudah jauh berbeda, 288.315.089 jiwa,” kata Dirjen Dukcapil, Teguh Setyabudi, saat rilis data di Jakarta.
Data ini sekaligus menjadi acuan penting bagi pemerintah dalam merancang kebijakan pembangunan, layanan publik, hingga perencanaan ekonomi, mengingat sebagian besar penduduk berada di usia produktif. (may)
