Pemkab Lumajang Serahkan Tali Asih untuk 22 ASN Purna Tugas, Sekda: “Bukan Akhir Pengabdian”

0
Pemkab Lumajang Serahkan Tali Asih untuk 22 ASN Purna Tugas, Sekda: “Bukan Akhir Pengabdian”

LUMAJANG (Mediacenterlumajang.com) — Pemerintah Kabupaten Lumajang menyerahkan tali asih dan piagam penghargaan kepada aparatur sipil negara (ASN) yang memasuki masa purna tugas terhitung mulai 1 Februari 2026. Penyerahan dilakukan dalam upacara bendera ASN di Halaman Kantor Bupati Lumajang, Senin (19/1/2026) pagi.

Penyerahan penghargaan dilakukan langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Lumajang, Agus Triyono. Dalam amanatnya, Sekda menyebut purna tugas dengan kondisi sehat dan catatan pengabdian yang baik merupakan anugerah.

“Mencapai masa purna tugas dengan keadaan sehat dan catatan pengabdian yang baik adalah anugerah. Tidak semua orang bisa sampai di titik ini dengan perjalanan yang utuh dan terhormat,” ujar Agus Triyono.

Pemkab Lumajang mencatat, tali asih diberikan kepada 22 PNS purna tugas. Dari jumlah itu, 10 orang memiliki masa kerja di atas 20 tahun dan 12 orang dengan masa kerja di atas 30 tahun.

Sekda menyampaikan apresiasi atas dedikasi para purna ASN yang dinilai telah mengabdi puluhan tahun bagi pelayanan publik dan pembangunan daerah.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Lumajang, saya menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setulus-tulusnya atas dedikasi, loyalitas, dan pengabdian bapak dan ibu selama puluhan tahun di lingkungan pemerintahan,” ungkapnya.

Menurut Agus, tali asih yang diberikan tidak semata bernilai materi, tetapi menjadi simbol penghormatan pemerintah daerah kepada para ASN yang telah purna tugas.

“Kami menyadari, nilai materi mungkin tidak sebanding dengan jasa bapak dan ibu. Namun mohon diterima sebagai simbol rasa hormat, rasa sayang, serta tanda bahwa bapak dan ibu akan selalu menjadi bagian dari keluarga besar Pemerintah Kabupaten Lumajang,” jelasnya.

Ia juga menegaskan, purna tugas tidak berarti berhenti berkontribusi, melainkan peralihan peran dalam pengabdian.

“Purna tugas bukanlah akhir dari pengabdian, melainkan perpindahan peran. Jika dahulu mengabdi di kantor, kini saatnya mengabdi sepenuhnya untuk keluarga dan lingkungan masyarakat,” tambahnya.

Menutup amanat, Sekda berpesan agar para purna ASN menjaga kesehatan, tetap produktif, serta menjadi teladan di lingkungan masing-masing. Ia juga menyampaikan permohonan maaf bila ada hal yang kurang berkenan selama bekerja bersama.

“Atas nama pemerintah daerah dan seluruh rekan kerja, kami memohon maaf apabila selama bekerja bersama terdapat hal-hal yang kurang berkenan. Semoga bapak dan ibu senantiasa diberikan kebahagiaan, keberkahan, serta perlindungan Tuhan Yang Maha Esa di masa purna tugas ini,” pungkasnya. (may)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *