Lebih 11 Ribu Ibu di Lumajang Manfaatkan Persalinan Gratis, Bupati: Bentuk Tanggung Jawab ke Warga
Lumajang (mediacenterlumajang.com) – Pemerintah Kabupaten Lumajang menegaskan komitmennya menghadirkan pembangunan yang akuntabel melalui program layanan persalinan gratis. Program tersebut disebut sebagai wujud pertanggungjawaban pemerintah daerah kepada publik, khususnya pada sektor kesehatan ibu dan anak.
Bupati Lumajang Indah Amperawati menyampaikan, hingga saat ini layanan persalinan gratis telah dimanfaatkan oleh lebih dari 11 ribu ibu melahirkan di seluruh wilayah Lumajang. Kebijakan itu dirancang agar setiap ibu memperoleh pelayanan kesehatan yang aman, layak, dan setara tanpa terbebani biaya.
“Melahirkan adalah hak setiap ibu. Pemerintah tidak boleh membiarkan proses kelahiran menjadi sumber kecemasan hanya karena persoalan biaya,” tegas Bunda Indah dalam acara silaturahmi Purnawirawan Polisi (PP) Cabang Lumajang di Pendopo Arya Wiraraja, Selasa (13/1/2026).
Bunda Indah menekankan layanan persalinan gratis bukan sekadar program bantuan, melainkan bentuk kehadiran pemerintah dalam melindungi hak dasar warga. Pemkab, kata dia, ingin memastikan tidak ada ibu yang menunda atau menghindari layanan kesehatan akibat keterbatasan ekonomi.
“Kesehatan ibu dan anak adalah fondasi masa depan daerah. Ketika ibu sehat dan bayi lahir dengan selamat, di situlah pembangunan manusia dimulai,” ujarnya.
Ia juga menambahkan, program tersebut menjadi bagian dari upaya menekan risiko kesehatan ibu melahirkan sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap fasilitas layanan kesehatan pemerintah.
“Akuntabilitas pembangunan itu sederhana: masyarakat bisa merasakan manfaatnya secara langsung. Layanan persalinan gratis ini adalah bentuk tanggung jawab kami kepada warga Lumajang,” tambahnya.
Melalui kebijakan ini, Pemerintah Kabupaten Lumajang menegaskan pembangunan tidak hanya diukur dari infrastruktur fisik, tetapi juga dari kebijakan yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat dan memberi rasa aman pada setiap fase kehidupan. (may)
