Pemkab Lumajang Gelar Istighotsah Akhir Tahun di Pendopo
Maya Rahma 01/01/2026 0
Pemerintah Kabupaten Lumajang menutup rangkaian tahun 2025 dengan menggelar Istighotsah dan Doa Bersama Akhir Tahun di Pendopo Arya Wiraraja, Rabu malam (31/12/2025). Kegiatan ini menjadi ruang refleksi bersama sekaligus ikhtiar spiritual untuk memohon keberkahan, keselamatan, dan keteguhan masyarakat Lumajang dalam menyongsong tahun baru.
Istighotsah tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Lumajang Indah Amperawati (Bunda Indah) bersama Wakil Bupati, jajaran Forkopimda, kepala perangkat daerah, alim ulama, hingga pimpinan organisasi kemasyarakatan. Kehadiran berbagai unsur itu dinilai mencerminkan kebersamaan dan persatuan dalam memperkuat kehidupan sosial-keagamaan masyarakat Lumajang.
Dalam sambutannya, Bunda Indah menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang hadir. Ia menegaskan bahwa doa bersama bukan sekadar tradisi, melainkan fondasi moral dan spiritual untuk menghadapi tantangan pembangunan serta berbagai ujian kehidupan.
“Terima kasih atas kebersamaan malam ini. Semoga doa-doa yang kita panjatkan menjadi penguat bagi Lumajang agar senantiasa diberi keberkahan, keselamatan, dan kesejahteraan,” tutur Bunda Indah.
Pada kesempatan itu, Bupati Lumajang juga mengimbau masyarakat mengisi malam pergantian tahun dengan kegiatan bernilai ibadah dan refleksi. Ia meminta warga menghindari euforia berlebihan, termasuk penggunaan petasan dan kembang api, sebagai bentuk kepekaan sosial mengingat masih banyak masyarakat yang terdampak bencana.
“Pergantian tahun hendaknya kita maknai dengan doa, kepedulian, dan kepekaan sosial. Saat saudara-saudara kita masih berjuang menghadapi bencana, sudah sepatutnya kita menahan euforia dan mengedepankan empati,” tegasnya.
Bunda Indah turut memanjatkan doa khusus bagi para korban bencana agar diberi kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi ujian. Menurutnya, solidaritas sosial menjadi nilai luhur yang harus terus dirawat dan dihidupkan di tengah masyarakat.
“Semoga saudara-saudara kita yang terdampak bencana alam diberikan kekuatan, ketabahan, serta kemudahan dalam menghadapi setiap ujian dari Allah SWT,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menilai istighotsah dan doa bersama menjadi bagian dari ikhtiar batin untuk mewujudkan Lumajang yang aman, damai, dan sejahtera. Ia juga berharap momentum akhir tahun dapat menjadi sarana evaluasi diri, terutama bagi aparatur pemerintah dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik.
“Saya berharap akhir tahun ini menjadi titik refleksi bagi kita semua, terutama aparatur pemerintah, agar ke depan dapat bekerja lebih baik, lebih tulus, dan lebih responsif dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat Lumajang,” imbuhnya.
Kegiatan tersebut diisi dengan tausiyah oleh Haji As’at Malik, Bupati Lumajang periode 2015–2018. Dalam ceramahnya, ia mengajak jamaah memperkuat keimanan, meningkatkan rasa syukur, serta menjadikan setiap ujian kehidupan sebagai jalan untuk semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Istighotsah dan doa bersama berlangsung khidmat hingga menjelang pergantian tahun. Kegiatan ini menjadi penutup 2025 yang sarat makna, sekaligus harapan bersama agar Lumajang senantiasa berada dalam lindungan Allah SWT, tumbuh dalam kedamaian, dan melangkah menuju kesejahteraan yang berkelanjutan. (may)
