BNPB Pastikan Relokasi 221 Warga Sumbersari, Keselamatan Jadi Prioritas!
Lumajang (mediacenterlumajang.com) – BNPB menegaskan relokasi warga terdampak erupsi Gunung Semeru di Dusun Sumbersari, Supiturang, harus segera dimulai dengan lokasi yang benar-benar aman.
Kepala BNPB Letjen TNI Dr. Suharyanto menyampaikan hal tersebut saat meninjau lokasi terdampak bersama Bupati Lumajang Indah Amperawati, Selasa (25/11).
Suharyanto meminta pendataan ulang rumah warga yang hancur total agar relokasi dapat diprioritaskan bagi 221 warga Sumbersari yang masih tinggal di zona rawan.
“Arahan saya, untuk relokasi coba data lagi Pak Kalak dan Bu Bupati kalau benar-benar hilang rumahnya sampaikan, mungkin opsi pertama kita cari tanah relokasi meskipun jauh tapi di sana terbukti aman. Ini yang harus diprioritaskan pemerintah pusat dan daerah,” ujar Suharyanto dilansir dari portal resmi BNPB.
Ia juga membuka opsi pemanfaatan lahan milik keluarga atau kerabat warga apabila lebih sesuai kebutuhan dan tetap aman.
“Coba dihitung lagi kalau memang nanti ternyata tidak bisa masuk ke relokasi yang lama ada tempat yang baru, ya boleh dan betul-betul dipastikan aman ya dan Bu Bupati yang menyediakan lahannya untuk 221 warga yang terdampak di Dusun Sumbersari,” katanya.
BNPB memastikan dukungan pemenuhan logistik tetap berjalan seiring perpanjangan masa tanggap darurat tujuh hari ke depan.
“Tanggap darurat masih berjalan dan masyarakat tidak ada yang mengungsi permanen jumlahnya fluktuatif, kalau malam banyak dan siang mereka ke rumah masing-masing untuk bersih-bersih,” jelasnya.
BNPB juga meminta EWS dan CCTV yang rusak segera diperbaiki untuk memperkuat mitigasi di kawasan Semeru.
“EWS juga dan CCTV kalau gunungnya sudah reda… dibuatkan lagi yang lebih aman agar kalau ada guguran awan panas itu aman,” tegas Suharyanto.
Ia mendorong Pemkab mengusulkan program rehabilitasi dan rekonstruksi, termasuk pembangunan pos pengungsian terpusat yang multifungsi sebagai fasilitas publik saat kondisi normal.
Dalam kunjungannya, Kepala BNPB juga berdialog dengan 159 pengungsi di SMPN 02 Pronojiwo untuk memberikan dukungan dan sosialisasi rencana relokasi.
BNPB memastikan pemulihan di Lumajang berjalan lebih cepat, terukur, dan berorientasi keselamatan warga. (may)
