Gerak Cepat, Alat Berat Dikerahkan Atasi Banjir di Rowokangkung

0
Gerak Cepat, Alat Berat Dikerahkan Atasi Banjir di Rowokangkung

Lumajang (mediacenterlumajang.com) – Pemerintah Kabupaten Lumajang bergerak cepat menanggulangi banjir di Desa Sidorejo, Kecamatan Rowokangkung. Bupati Indah Amperawati langsung mengerahkan alat berat mini (excavator kecil) untuk membersihkan Afur Banter, titik aliran utama yang tersumbat, Sabtu (1/11/2025).

“Mulai hari ini alat berat mini sudah bekerja. Kita tidak menunggu, karena ini tentang keselamatan warga dan kelancaran air. Kami ingin memastikan penanganan dilakukan dengan cepat dan tuntas,” tegas Bunda Indah saat meninjau area pembersihan bersama Dandim 0821 Lumajang.

Selain pembersihan darurat, Bupati menginstruksikan penyusunan tindak lanjut program normalisasi saluran air sepanjang 3 kilometer yang menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

“Yang sudah kita normalisasi sepanjang 3,4 kilometer terbukti efektif mencegah banjir selama lima tahun terakhir. Namun masih ada 3 kilometer lagi yang menjadi PR bersama. Karena ini kewenangan provinsi, maka kita dorong agar segera ditangani lewat PU SDA Jawa Timur,” jelasnya.

Bunda Indah menekankan bahwa penanganan banjir harus disertai data, peta wilayah, dan prioritas kerja yang terukur. “Ini bukan hanya bersih-bersih air yang tergenang, tapi bagian dari upaya rekayasa hidrologi yang terencana. Kita ingin sistem pengendalian air di Sidorejo benar-benar kuat, bukan tambal sulam,” ujarnya.

Warga Sidorejo mengapresiasi respon cepat pemerintah. “Baru dua hari, air sudah mulai surut, dan alat berat langsung datang. Kami merasa diperhatikan,” ujar seorang warga, Lyster.

Bunda Indah juga mengingatkan masyarakat untuk tidak membuang sampah di saluran air serta aktif melaporkan jika terjadi sumbatan.

“Penanganan teknis akan percuma kalau perilaku masyarakat tidak berubah. Pemerintah bekerja, tapi warga juga harus ikut menjaga,” pesan Bunda Indah.

Pemerintah Kabupaten Lumajang berkomitmen membangun sistem pengendalian banjir yang berkelanjutan. “Kita ingin memastikan bahwa setelah air surut, kita tinggalkan warisan sistem yang lebih tangguh dan aman untuk masyarakat,” pungkasnya. (may)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *