BPS Lumajang: Data Harus Jadi Kompas Pembangunan, Bukan Sekadar Angka
Lumajang (mediacenterlumajang.com) – Data statistik tidak boleh berhenti hanya sebagai tumpukan angka di atas kertas.
Hal itu ditegaskan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Lumajang, M. Sonhaji, saat membuka Bimbingan Teknis Pengelolaan Portal Satu Data di Aula Graha Nagara Bhakti Kantor BKD Lumajang, Senin (29/9/2025).
Menurutnya, data yang berkualitas baru akan bermanfaat jika diolah dan dianalisis secara tepat.
“Data yang baik harus bisa ‘dibunyikan’. Artinya, data harus memberi gambaran nyata tentang kondisi lapangan, bisa dipertanggungjawabkan secara ilmiah, serta menjadi dasar untuk perumusan kebijakan. Inilah peran penting analisis statistik, baik deskriptif maupun inferensial, dalam pembangunan,” jelas Sonhaji.
Ia menekankan, analisis statistik mampu menjawab kebutuhan praktis maupun strategis. Statistik deskriptif menggambarkan kondisi saat ini, sementara statistik inferensial membantu memproyeksikan arah ke depan.
“Dengan begitu, keputusan yang diambil pemerintah daerah bukan sekadar asumsi, melainkan berbasis bukti ilmiah,” imbuhnya.
Sonhaji juga menyoroti peran Portal Satu Data sebagai fondasi transparansi kebijakan. Integrasi data lintas sektor, menurutnya, akan mengurangi tumpang tindih program sekaligus meningkatkan efektivitas penggunaan anggaran.
“Kalau data dikelola dengan baik, maka kebijakan publik akan lebih akurat. Dampaknya langsung terasa oleh masyarakat berupa pelayanan yang cepat, transparan, dan berkeadilan,” ujarnya.
Ia menambahkan, Bimtek ini diharapkan menjadi titik balik bagi perangkat daerah untuk memperkuat komitmen menghasilkan data yang bersih, valid, dan mutakhir.
“Data bukan sekadar angka, melainkan instrumen strategis sekaligus kompas pembangunan. Kalau kita ingin Lumajang maju dan berdaya saing, maka harus dimulai dari data yang berkualitas,” pungkasnya. (may)
