Warga Bangun Jembatan Darurat Bambu Usai Jembatan Senduro–Gucialit Ambruk
Lumajang (mediacenterlumajang.com) – Ambruknya jembatan penghubung Senduro–Gucialit di Lumajang memicu aksi gotong royong warga. Tanpa menunggu bantuan, masyarakat dari sejumlah desa membangun jembatan darurat dari bambu agar akses warga tetap terbuka.
Kepala Desa Kandang Tepus, Suryadi, mengatakan partisipasi warga sangat tinggi. “Ratusan warga bekerja sama, bahkan malam hari kami menyalakan penerangan agar warga bisa melintas dengan aman,” ujarnya.
Jembatan darurat ini memastikan anak-anak tetap bersekolah, hasil panen petani dapat disalurkan, dan akses warga ke fasilitas kesehatan maupun tempat ibadah tetap terjaga.
Bupati Lumajang, Indah Amperawati, memberikan apresiasi atas inisiatif masyarakat.
“Gotong royong seperti ini memperlihatkan ketangguhan, solidaritas, dan kepedulian yang menjadi fondasi pembangunan desa. Nilai-nilai ini tak ternilai dan menjadi modal sosial yang kuat untuk kemajuan masyarakat,” katanya.
Solidaritas warga Senduro disebut menjadi bukti bahwa kebersamaan mampu menjaga kelancaran kehidupan desa sekaligus memperkuat ketahanan sosial di tengah keterbatasan infrastruktur. (may)
